Pencarian 13 Nelayan Pesisir Selatan Sudah Hingga Kota Bengkulu

Painan (ANTARA News) - Upaya pencarian 13 nelayan asal Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, pada hari ke empat, Kamis (21/6) telah dilakukan hingga kawasan perairan laut Kota Bengkulu dan Pulau Bay, berjarak sekitar 500 kilometer dari Pulau Penyu, tempat tenggelamnya kapal KM Tarusan Jaya pada Senin (18/6) dinihari. "Perairan laut Pessel hampir seluruhnya telah kita sisir hingga perbatasan provinsi Bengkulu, namun belum berhasil sehingga dilanjutkan hingga kota Bengkulu bahkan Pulau Bay," kata Kepala Posko Bencana tenggelamnya KM Tarusan Jaya, pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pessel, Yosmeri kepada ANTARA di Painan, Kamis. Bahkan, selama percarian di perairan laut Pessel, para nelayan itu tidak ditemukan tanda-tanda dari serpihan kapal atau barang-barang yang diduga milik KM Tarusan Jaya. Terkait pencarian di wilayah Provinsi Bengkulu, maka Pemkab Pessel telah dan terus berkoordinasi dengan kepala daerah, Dinas Perikanan dan Kelautan, Tim SAR dan masyarakat setempat. Jadi kini pencarian semakin besar dengan melibatkan aparat dari dua provinsi, melalui ini upaya pencarian bisa menemukan titik terang, katanya. Dari pihak Pemkab Pessel selain menerjunkan puluhan tim SAR, pertugas perikanan, Kepolisian, Satpol PP dan bantuan nelayan tradisional, juga menurunkan tiga unit kapal masing-masing KM Napoleon, KM Dolfin dan KM Colombus. Selain itu, ada bantuan kapal KAL Sinyaru TNI-AL yang diarahkan pencarian ke perairan laut Kepulauan Mentawai, akan tetapi juga belum menunjukkan tanda-tanda. Perluasan pencarian hingga Kota Bengkulu dan Pulau Bay, serta Kepulauan Mentawai, menurut dia, didasari kecepatan tiupan angin dan arah gelombang laut. Satu orang nelayan selamat dalam kecelakaan itu yang ditemukan Selasa (18/6), terdampar sekitar 100 kilometer dari tempat kapal tenggelam, jadi jika pada hari kelima tentu mereka diperkirakan hanyut 500 kilometer atau sampai di Kota Bengkulu, katanya. 13 nelayan yang dicari itu adalah, Sidas (30), Memed (24), Ine (18), Mel (20), Yan Panungkek (50), Isep (24), Yosep (24), Joni (29), Aan (20), Johan (26), Melang (40), Yuli (30) dan Ino (25) yang semuanya berasal dari Kecamatan Tarusan Pessel. Seorang lagi, nelayan yang menumpang KM Tarusan Jaya, Adi (25) telah ditemukan selamat pada Selasa (19/6) siang. KM Tarusan jaya dilaporkan tenggelam setelah dihantam badai di perairan Pulau Penyu (sekitar 17 mil laut dari Painan, ibukota Pessel), Senin 18/6 dinihari.(*)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2007

Menhub akan dirikan sekolah pelayaran di Labuan bajo

Komentar