KA bandara Soekarno-Hatta angkut 4.000-an orang pada operasi perdana

KA bandara Soekarno-Hatta angkut 4.000-an orang pada operasi perdana

Arsip Foto. Penumpang mengganti popok anak ketika menaiki kereta bandara menuju Stasiun Soekarno- Hatta, di Jakarta, Selasa (26/12/2017), ketika PT Railink mulai mengoperasikan Kereta Bandara dari Stasiun Soekarno-Hatta ke Stasiun Sudirman Baru. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA News) - Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta mengangkut sekitar 4.000 penumpang pada hari pertama operasi komersial, Selasa (26/12).

"Kemarin itu sekitar 4.000an sampai posisi pukul 19.00. Saya belum pantau lagi, kita juga kaget, ini masih uji coba tapi ternyata banyak (penumpangnya)," kata Direktur Utama Railink Indonesia Heru Kuswanto saat meninjau pengoperasian KA Bandara di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Rabu.

Meski demikian, menurut Heru, jumlah penumpang tersebut baru memenuhi 49 persen dari seluruh kapasitas kereta api bandara.

"Tapi sekali lagi sasaran kita sekarang ini bukan volume, kita masih pengenalan dulu sambil evaluasi kurangnya apa," katanya.

Ia mengatakan tingkat keterisian kereta pada hari pertama operasi belum maksimal karena waktunya bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru, ketika masyarakat belum beraktivitas seperti biasa.

"Kalau berkaca dari profil penumpang yang di Medan itu rata-rata business traveler, jadi kalau yang kemarin masih ke arah piknik, belum menjadi ukuran, dan masih libur Natal dan Tahun Baru juga," kata Heru, yang yakin penumpang kereta bandara akan meningkat setelah warga beraktivitas normal.

Ia mengatakan selanjutnya operator ayang mengatur keberangkatan kereta berdasarkan jadwal penerbangan dan menambah frekuensi perjalanan kereta dari 24 menjadi 82 dalam sehari setelah Stasiun Duri dan Stasiun Batu Ceper selesai.

Heru mengatakan selaku operator perusahaannya juga akan terus mengevaluasi kekurangan dalam penyelenggaraan pelayanan kereta bandara serta mengakomodasi masukan dari masyarakat mengenai batas waktu pembelian tiket dengan keberangkatan.

"Kemarin itu ada keluhan soal penutupan pembelian tiket 30 menit sebelum keberangkatan, hari ini sudah kita buat per 15 menit, perhitungan bisa lah 15 menit dari beli tiket, turun ke peron," katanya.

Selain itu, dia menjelaskan, selanjutnya calon penumpang tidak perlu mencantumkan alamat surel saat membeli tiket dadakan, cukup mencantumkan nomor ponsel saja. Pencantuman alamat surel hanya diperlukan saat membeli tiket melalui aplikasi dan Internet.

Dia menjelaskan alamat surel calon penumpang dibutuhkan kalau menyampaikan informasi kalau sewaktu-waktu ada pembatalan atau keterlambatan perjalanan kereta.

Kalau operasinya maksimal, KA Bandara Soekarno-Hatta bisa mengangkut 33.000 penumpang setiap hari.


Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar