counter

DKP Bangka salurkan bantuan sembilan kapal nelayan 2-3 GT

DKP Bangka salurkan bantuan sembilan kapal nelayan 2-3 GT

Target Pengadaan Kapal Ikan. Warga berada dekat kapal ikan bantuan Kementerian Perikanan dan Kelautan yang bersadar di pelabuhan Perikanan Samudera, Lampulo, Banda Aceh, Selasa (6/6/2017). Kementerian Perikanan dan Kelautan mentarget pengadaan kapal dalam empat tahun ke depan (2016-2019) mencapai 16.000 unit senilai Rp16 triliun yang dilakukan melalui konsorsium PT PAL Indonesia dengan perusahaan-perusahaan galangan kapal dalam negeri. (ANTARA FOTO/Ampelsa) ()

Selain alat tangkap kapal nelayan, melalui sumber dana yang sama kami akan menyalurkan bantuan nelayan lainnya seperti, jaring, GPS dan peralatan lainnya."
Sungailiat (ANTARA News) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melalui dana anggaran khusus akan menyalurkan bantuan sembilan unit kapal nelayan berkapasitas dua sampai tiga gross ton kepada kelompok nelayan di daerah itu.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, DKP Kabupaten Bangka, Ibnu di Sungailiat, Sabtu mengatakan, bantuan kapal nelayan dengan kapasitas kecil itu akan disalurkan bagi nelayan di wilayah Kecamatan Beliyu, Kecamatan Sungailiat dan nelayan ditempat lainnya.

"Selain alat tangkap kapal nelayan, melalui sumber dana yang sama kami akan menyalurkan bantuan nelayan lainnya seperti, jaring, GPS dan peralatan lainnya," katanya.

Menurutnya, bantuan nelayan ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta mengoptimalkan sumber daya perikanan tangkap.

"Saya minta nelayan yang mendapat bantuan agar memaksimalkan penggunaannya sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga," jelasnya.

Dikatakan, bantuan kapal atau alat tangkap nelayan disalurkan setelah bersangkutan yang tergabung dalam kelompok usaha bersama mengajukan proposal usulan bantuan ke pemerintah daerah.

"Sebelum bantuan diberikan, kami terlebih dulu menyeleksi kelompok usaha itu apakah nelayan tersebut benar-benar layak mendapatkan bantuan atau tidak, sehingga dalam penyalurannya tepat sasaran," jelasnya.

Menurutnya, program bantuan kapal dan alat tangkap nelayan telah diberlakukan beberapa tahun dan dari hasil laporan di lapangan menujukkan keberhasilan sehingga jumlah usulan cukup banyak.

"Kami akan melakukan pendampingan bagi kelompok nelayan penerima bantuan sehingga bantuan itu benar-benar dimanfaatkan dengan baik," ujarnya.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar