Jakarta (ANTARA News) - Apple banyak mendapat protes maupun tuntutan hukum setelah mereka mengakui memperlambat kerja mesin di beberapa iPhone model lama agar umur baterai lebih lama.

Bloomberg melaporkan Departemen Kehakiman dan Komisi Keamanan dan Perdagangan mulai menyelidiki kasus ini untuk memutuskan apakah Apple melanggar hukum atau tidak karena memperlambat kerja iPhone model lama, seperti dilansir dari laman Phone Arena.

Sumber yang dekat dengan informasi ini menyatakan pemerintah sudah meminta rincian dari Apple, namun penyelidikan belum memasuki tahap lanjut. Departemen Kehakiman akan menilai apakah penyelidikan ini layak dilanjutkan.

Apple membenarkan mereka memperlambat kerja mesin di ponsel model lama agar baterai dapat bertahan lebih lama.

Apple meminta maaf atas kejadian tersebut dan menawarkan potongan harga untuk penggantian baterai.

Baru-baru ini mereka juga menyediakan opsi mematikan fitur perlambatan melalui iOS terbaru.

Baca juga: Konsumen Korea Selatan ramai-ramai tuntut Apple




Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Monalisa
Copyright © ANTARA 2018