Suriah anggap serangan Turki di Afrin sebagai "pendudukan"

Suriah anggap serangan Turki di Afrin sebagai "pendudukan"

Arsip: Seorang pejuang dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berdiri diantara reruntuhan gedung yang hancur di Raqqa, Suriah, Senin (25/9/2017). (REUTERS/Rodi Said)

Beirut (ANTARA News) - Pemerintah Suriah, Kamis, menggambarkan serangan Turki di wilayah Afrin di Suriah sebagai "agresi" ilegal dan mengatakan pihaknya akan menanggapi serangan itu dengan tindakan setimpal.

"Operasi militer Turki di Suriah utara adalah agresi yang mencolok," kata kementerian luar negeri Suriah dalam pernyataan yang disebarkan di media pemerintah.

"Keberadaan pasukan asing tanpa izin merupakan `pendudukan dan akan ditindak dengan semestinya`," demikian bunyi pernyataan itu.

Turki bulan lalu melancarkan serangan udara dan darat terhadap para petempur Kurdi yang menguasai wilayah barat laut Suriah, Afrin, di perbatasan Turki.

Serangan itu membuka permusuhan baru dalam perang antara banyak pihak di Suriah, demikian Reuters.

(Uu.T008)

Pewarta: LKBN Antara
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Fauzi Baadilla berbagi pengalaman di pengungsian Suriah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar