counter

Empat rumah warga hangus terbakar

Empat rumah warga hangus terbakar

ilustrasi kebakaran rumah, ilustrasi kebakaran pemukiman malam, kebakaran malam (ANTARA News / Insan Faizin Mub)

Cianjur (ANTARA News)- Empat rumah warga di Kampung Rawa Belut, Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat, Minggu, hangus terbakar diduga akibat arus pendek listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Api yang sempat berkecamuk selama empat jam berhasil dipadamkan setelah satu unit damkar datang ke lokasi.

Dado anggota Damkar Cianjur, saat dihubungi Minggu, mengatakan lokasi kebakaran yang terletak di bagian dalam perkampungan sempat menyulitkan pihaknya untuk memadamkan api, sehingga terpaksa mengunakan mesin alkon untuk menjangkau lokasi.

"Menjelang tengah malam api baru dapat dipadamkan, sebelumnya warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun angin yang bertiup kencang membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan yang letaknya berdekatan," katanya.

Dia menjelaskan, api yang membakar empat bangunan rumah yang dihuni 8 kepala keluarga itu, akhirnya dapat dipadamkan meskipun nyaris rata dengan tanah.

Saat ini tambah dia, ke delapan kepala keluarga bersama anggota keluarganya terpaksa diungsikan ke rumah tetangga dan sanak keluarganya.

"Saat ini kami bersama pihak kepolisian masih mencari penyebab pasti kebakaran yang diduga dari arus pendek listrik yang berasal dari salah satu rumah yang terbakar," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Sukaresmi, Aiptu Dodi Mulya mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran bersama tim Damkar Cianjur. Namun keterangan saksi-saksi api diduga akibat arus pendek listrik.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik. Namun kami masih melakukan penyelidikan," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kebakaran lahan nyaris hanguskan sekolah dan rumah warga Sampit

Komentar