counter

Pengamanan bandara Pangkalpinang diperketat untuk cegah teror

Pengamanan bandara Pangkalpinang diperketat untuk cegah teror

Anggota Satbrimob Polda Jawa Timur berjaga di lokasi penggeledahan rumah terduga teroris di kawasan Sikatan, Manukan Wetan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018). Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Densus 88 Mabes Polri melumpuhkan satu orang terduga teroris dalam baku tembak dan melakukan penguraian bahan peledak di lokasi tersebut. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Pangkalpinang, Bangka Belitung (ANTARA News) - Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, meningkatkan pengamanan di pintu masuk bandara itu menyusul serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo, Minggu 13 Mei silam, untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan.

"Dalam upaya antisipasi ini, kami aktifkan komite keamanan yang terdiri Avsec, Polri dan TNI untuk melakukan pengecekan kepada setiap kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang akan masuk ke terminal Bandara Depati Amir," kata Plt General Manager Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Adi Wiyatno.

Otoritas bandara ini juga melakukan penyisiran di sekitar kawasan bandara untuk mencari potensi-potesi atau hal-hal mencurigakan.

"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ditemukan hal yang mencurigakan, namun demikian kami akan terus melakukan pengamanan di sekitar bandara dan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI," kata Adi.

Penjagaan diperketat hingga arus mudik Lebaran nanti dan bandara ini akan menyiapkan posko pengamanan serta pelayanan untuk penumpang.

"Untuk harus mudik, sesuai dengan arahan dari kementerian dan pemerintah yaitu kami akan membuat posko pada H-7 dan H+7. Nanti kami lakukan rapat terlebih dahulu dan juga menunggu arahan dari pusat," kata Adi.

 

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar