Korban kebakaran Duri Pulo dapat bantuan makan sahur

Korban kebakaran Duri Pulo dapat bantuan makan sahur

ilustrasi kebakaran. (ANTARA News / Ridwan Triatmodj)

Jakarta (ANTARA News) - Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat memberikan bantuan 500 paket makanan siap saji bagi korban terdampak kebakaran di Jalan Setiakawan Ujung Gang Sawo Kelurahan Duri Pulo Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam kejadian tersebut ada 31 rumah yang terbakar dan mengakibatkan sekitar 500 jiwa yang menjadi korban terdampak Kebakaran.

"Kebakaran terjadi di RT. 007, dan 008 Semuanya berada di RW. 12. Ketika ada kabar terjadi kebakaran, Tim Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana segera menyiapkan bantuan sementara. Dalam SOP kami, durasi dua jam langsung memberikan bantuan," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati di Jakarta, Kamis.

Susana melanjutkan, makanan siap saji itu berasal dari dapur umum Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat dan akan dioperasikan hingga tiga hari ke depan.

Pengoperasian dapur umum dapat ditambah waktunya sesuai kebutuhan dan permintaan.

Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) yang terdiri atas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Pusat mendistribusikan bantuan tersebut.

Saat ini Sudin Sosial pun telah mendistribusikan bantuan sementara berupa selimut 100 lembar, terpal 30 lembar, dan lauk pauk 120 paket.

Sudin Sosial Jakarta Pusat juga telah mendirikan satu unit tenda pengungsian di Posko G3, Jl. Sawo kantor RW 12. Tenda pengungsian itu menjadi tempat tinggal sementara bagi para korban.

Selain itu, pihaknya dibantu oleh warga setempat dengan adanya Kampung Siaga Bencana (KSB) di daerah tersebut.

KSB dikelola sendiri oleh warga namun bahan logistik dikirim dari Dinas Sosial DKI Jakarta. Ini mempercepat bantuan sampai kepada korban.

"Bantuan-bantuan yang kami berikan itu sementara, apabila nanti ada kebutuhan yang perlu ditambah maka akan kami tambah, tim kami yang berada di lapangan sedang melakukan pendampingan dan koordinasi dengan aparat setempat," kata Susan.
 

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar