Tommy perpanjang nafas tunggal putra Indonesia Terbuka

Tommy perpanjang nafas tunggal putra Indonesia Terbuka

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis Cina Shi Yuqi pada babak perempat final Malaysia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 750 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (29/6/2018). Tommy Sugiarto melaju ke babak semifinal setelah menang dengan skor 13-21, 21-13, 21-13, (ANTARA FOTO/Humas PBSI)

Jakarta (ANTARA News) - Pebulu tangkis putra Tommy Sugiarto memperpanjang nafas harapan tunggal putra tanah air di turnamen Indonesia Terbuka 2018.

Hal tersebut dipastikan usai dalam pertandingan putaran dua Indonesia Terbuka 2018 yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, Tommy membukukan kemenangan atas unggulan enam asal Taiwan Chou Tien Chen 21-13, 14-21, 21-18.

Kemenangan Tommy tersebut bisa dibilang dramatis, pasalnya selain kalah karena faktor angin yang sulit dikendalikan pada gim kedua, putra mantan pebulu tangkis nasional Icuk Sugiarto ini hampir terpeleset di gim ketiga yang disebutnya akan menjadi cedera bagian engkel kanan.

"Saya hampir terpeleset di gim ketiga. Saya harap ini tidak parah dan cepat bagi saya untuk pulih sehingga bisa fokus menampilkan pertandingan terbaik di putaran selanjutnya melawan Kento Momota esok," kata Tommy di lokasi pertandingan.

Walau dalam singkat, dirinya menegaskan akan berusaha fokus memulihkan diri dan bertanding di perempat final dengan harapan bisa melangkah sejauh mungkin di turnamen level Super 1.000 ini.

"Selagi saya masih bisa berdiri, saya masih bisa melanjutkan turnamen," tutur Tommy.

Menjadi wakil satu-satunya tuan rumah di perempat final tunggal putra, diakuinya tak mau dijadikan beban termasuk cedera yang baru dialaminya.

"Saya sendiri tidak mau terjadi seperti ini, namun karena keadaan yang memaksa. Saya juga tak ingin terbebani menjadi wakil satu-satunya, karena teman-teman juga sudah berjuang. Saya hanya ingin melanjutkan pertandingan dan berjuang yang terbaik untuk Indonesia," kata Tommy.

Dengan fakta kini dia menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa, ketika disinggung bagaimana tanggapannya jika dipanggil pelatnas dirinya mengaku siap, karena untuk negara.

"Saya selalu siap. Tapi meskipun saya tidak masuk skuat Asian Games dan hanya bisa menonton dari televisi, setidaknya sekarang saya bisa merasakan Istora yang baru dan saya pasti mendoakan yang terbaik untuk teman-teman saya di Asian Games nanti," ucap Tommy menambahkan.

Dengan hasil ini, Tommy dipastikan menjadi harapan terakhir tunggal putra Indonesia di perempat final Indonesia Terbuka, usai Anthony Sinisuka Ginting ditundukan wakil Jepang Kento Momota 14-21, 21-15. Momota sendiri akan menjadi lawan Tommy di perempat final yang dihelat Jumat (6/7).

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar