Jaksa Agung: tak ada tempat aman bagi koruptor buron

Jaksa Agung: tak ada tempat aman bagi koruptor buron

Jaksa Agung HM Prasetyo (kedua kiri). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Mereka tidak akan tidur nyenyak
Jakarta (ANTARA News) - Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada tempat aman bagi buron kasus korupsi untuk bersembunyi karena para aparat penegak hukum akan memburu mereka di mana pun berada.

"Kita akan cari terus, kita berikan pesan pada mereka bahwa tidak ada tempat yang aman bagi para buron ini. Mereka tidak akan tidur nyenyak," katanya seusai acara pembukaan Pekan Olahraga (POR) Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 di Jakarta, Kamis.

Aparat kejaksaan, ia menjelaskan, akan mengawal penanganan kasus kejahatan hingga tuntas; memastikan para terpidana membayar denda serta uang pengganti sesuai putusan pengadilan, serta memulihkan kerugian negara.

"Suka atau tidak, mau atau tidak, mereka harus bayar kalau tidak kita sita barangnya, kita bisa minta diganti dengan hukuman kurungan pengganti, tinggal pilih saja," katanya.

Kejaksaan punya program Tabur 31.1, operasi penangkapan satu buron setiap bulan oleh 31 kejaksaan tinggi.

Pada Selasa (10/7), jaksa menangkap buron kasus korupsi dalam pengelolaan jalan Tol JORR Jakarta, Thamrin Tanjung, di Cilandak Town Square (Citos) Jakarta Selatan. Thamrin sudah dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur.

Baca juga: Buron kasus korupsi pengelolaan Tol JORR dieksekusi ke LP Cipinang
Baca juga: Kejaksaan amankan buron korupsi tol JORR

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar