UEFA selidiki insiden pelemparan terhadap asisten wasit

UEFA selidiki insiden pelemparan terhadap asisten wasit

Liga Eropa (REUTERS )

Jakarta ((ANTARA News) - Organisasi Sepak Bola Eropa (UEFA) membuka sidang kasus disiplin setelah seorang asisten wasit mengalami cedera di bagian kepala akibat lemparan kemasan minuman penonton saat memimpin pertandingan Liga Europa beberapa waktu lalu.

Seperti yang dikutip dari laman BBC, insiden tersebut terjadi saat pertandingan antara tuan rumah Sturm Graz menghadapi AEK Larnaca pada Kamis.

Rekaman video memperlihatkan seorang pendukung tuan rumah bangkit dari tempat duduknya dan mengambil ancang-ancang melemparkan benda keras ke arah asisten wasit itu.

Pihak UEFA juga menjatuhkan sanksi kepada Sturm Graz dengan tuduhan yang berhubungan dengan "perbuatan tidak menyenangkan pendukung".

Kelompok Charity Ref Support dalam pernyataanya mengatakan bahwa pertandingan tersebut seharusnya dibatalkan akibat insiden tersebut.

"Kami yakin bahwa keputusan UEFA untuk meneruskan pertandingan setelah asisten wasit mengalami cedera serius akibat lemparan penonton merupakan sikap yang tidak mendukung petugas di lapangan," kata pernyataan itu.

Dalam EUFA segera merespon kritik tersebut dengan menyatakan: "Wasit adalah petugas dengan wewenang tertinggi saat pertandingan, setelah berkonsultasi dengan asistennya, memutuskan untuk melanjutkan pertandingan."

Tidak lama setelah insiden itu, klub Sturm Graz mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa penonton yang membuat ulah tersebut sudah ditahan dan pihak klub akan mengambil langkah selanjutnya.

"Kami menyampaikan permintaan maaf karena hari ini kami telah mengecewakan banyak pendukung sepak bola," kata klub dalam pernyataannya,

"Insiden ini merusak reputasi sepak bola dan juga reputasi kami sebagai sebuah klub. Kami selalu berusaha untuk melihat sepak bola sebagai hal positif akan akan menganani masalah ini secara tepat. Fair play adalah prioritas utama kami."

Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-77 setelah kepala asisten wasit asal Swedia Fredrik Klyver dihantam benda keras berupa botol plastik berisi cairan.

Setelah tertunda selama 24 menit, Klyver yang kepalanya harus diperban, digantikan oleh asisten wasit keempat Magnus Lindgren dan pertandingan pun dilanjutkan.

Pertandingan kedua babak ketiga kualifikasi Liga Europa itu akhirnya dimenangi oleh Larnaca dengan skor 2-0.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar