Film Iko Uwais "Mile 22" masuk tiga besar box office

Film Iko Uwais "Mile 22" masuk tiga besar box office

Iko Uwais dan sederet pemain film Hollywood "Mile 22" (instagram/mile22movie)

Jakarta (ANTARA News) - Aktor Hollywood asal Indonesia Iko Uwais kembali membuat bangga lantaran film terbarunya "Mile 22" masuk tiga besar box office pekan ini, menurut data yang dilansir dari boxofficemojo.com.

Posisi pertama ditempati film baru yakni "Crazy Rich Asian" yang berhasil mengumpulkan pendapatan debut 25,23 juta dolar Amerika atau sekitar Rp367,6 miliar.

Sedangkan peringkat kedua dihuni hiu purba "The Meg" yang terpaksa turun tahta dengan meraup pendapatan pekan kedua 21,15 juta dolar Amerika (sekitar Rp308,1 miliar) dan menambah total pendapatan sebesar 83,75 juta dolar Amerika atau sekitar Rp1,22 triliun.

Posisi ketiga ditempati "Mile 22" yang dibintangi Iko Uwais. Film yang baru tayang di Amerika pada 17 Agustus ini langsung merangsek ke posisi tiga box office dengan pendapatan debut sebesar 13,62 juta dolar Amerika atau sekitar Rp198,4 miliar.

"Mile 22" mengisahkan upaya agen rahasia James Silva (Mark Wahlberg) yang berupaya mengeluarkan seorang intel polisi bernama Li Noor (Iko Uwais) dari sebuah negara karena memiliki informasi penting.

Baca juga: Mark Wahlberg menikmati syuting dengan Iko Uwais

Ini merupakan film Iko keempat di Hollywood setelah "Man of Tai Chi", "Beyond Skyline", "dan Triple Threat" yang juga menampilkan jurus-jurus pencak silat ke hadapan penonton dunia.

Posisi keempat diisi film laga intelijen "Mission Impossible - Fallout". Film ini mengumpulkan pendapatan pekan keempatnya sebesar 10,50 juta dolar Amerika (sekitar Rp153 miliar), menambah total pendapatan 180,7 juta dolar Amerika atau sekitar Rp2,63 triliun.

Di peringkat kelima ada "Alpha". Film yang mengisahkan asal usul persahabatan manusia dengan anjing ini mengumpulkan pendapatan debuntnya sebesar 10,50 juta dolar Amerika atau sekitar Rp153 miliar.

Baca juga: Pencak silat, tiket Iko Uwais menuju Hollywood

Oleh Aji Cakti
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar