counter

Kandidat Wagub DKI Syaikhu-Agung unggah foto keakraban

Kandidat Wagub DKI Syaikhu-Agung unggah foto keakraban

Ahmad Syaikhu (tengah) bersama pengurus Partai Keadilan Sejahtera menjawab pertanyaan saat kampanye di jalan Semeru, Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (6/4/2018). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Bekasi (ANTARA News) - Dua kader Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto mengunggah foto keakraban keduanya, Rabu, menyusul keputusan partai menjadikan mereka sebagai kandidat pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"PKS memutuskan saya dan Pak Agung Yulianto menjadi pengganti Bang Sandiaga Uno di DKI," kata Syaikhu dalam akun instagramnya yang diunggah Rabu siang.

Keduanya nampak akrab berjabat tangan sambil tersenyum di sebuah ruangan.

Menurut Syaikhu, dalam waktu dekat dirinya atau Agung akan diputuskan dalam musyawarah DPRD DKI Jakarta terkait pengisian jabatan yang kosong.

Syaikhu mengatakan, Agung adalah juniornya selama menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negeri (STAN).

"Meskipun Pak Agung Yulianto lebih junior dari saya di STAN, namun beliau jauh lebih leading dalam dunia usaha yang digelutinya," katanya.

Sebelum berkecimpung di dunia usaha, kata Syaikhu, Agung sempat berprofesi sebagai auditor pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Lengkaplah pengalaman beliau (Agung Yulianto) dalam birokrasi pemerintah dan dunia usaha," katanya.

Mantan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2013-2018 itu mengatakan bahwa partainya telah memberikan tempat strategis sebagai Sekretaris Dewan pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta.

Syaikhu yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPW PKS Jawa Barat menilai Agung memiliki kemampuan untuk membawa perubahan DKI Jakarta ke arah yang lebih baik.

"Kalaulah beliau yang terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, menurut saya, beliau akan mampu membawa perubahan yang lebih baik karena didukung oleh profesionalitas dan pemahaman medan yang baik," katanya pula.

Gubernur DKI minta masyarakat untuk menahan diri

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar