Yudai Chiba jadi pria kawaii di drama terbaru

Yudai Chiba jadi pria kawaii di drama terbaru

"Way Too Kawaii!!" (HO/Nippon TV)

Jakarta (ANTARA News) - Konsep kawaii alias imut menggemaskan di Negeri Sakura diangkat dalam drama "Way Too Kawaii!" yang dibintangi aktor Yudai Chiba.

Aktor 29 tahun yang awalnya tampil di serial tokusatsu itu berakting sebagai Yishitaka Niimi, pegawai penerbitan yang dipindahkan dari bagian editorial sastra ke majalah fashion Harajuku.

Perubahan drastis itu sempat membuatnya kesal, tapi lama kelamaan ia menyadari pekerjaannya tidak sedangkal yang ia pikirkan.

"Ini adalah sebuah drama tempat kerja di mana para penonton dapat mengikuti perjalanan Nankichi menyesuaikan diri di tempat kerja baru di tengah konflik pekerjaan walaupun ia tidak menyukai pekerjaan barunya," tutur Yudai dalam wawancara yang dilansir GEM, Rabu.
 
"Way Too Kawaii!!" (HO/Nippon TV)


Baca juga: Ciri khas make up kawaii Jepang

Dalam majalah fashion yang jadi tempat kerja baru Niimi, budaya 'kawaii' yang identik dengan fashion Harajuku diekspresikan dalam busana warna-warni dengan mode tidak konvensional.

Menurut Yudai, busana "kawaii" adalah bentuk ekspresi diri dari seseorang.

Dari judul dramanya, Yudai berasumsi ada orang yang membayangkan dirinya berakting imut meski usianya sudah nyaris menginjak kepala tiga. 
 
"Way Too Kawaii!!" (HO/Nippon TV)


Baca juga: Yui Aragaki dan Ryuhei Matsuda reuni di "Weakest Beast"

"Terlepas dari asumsi-asumsi ini sebenarnya Yoshitaka Niimi adalah orang ambisius yang tidak mengerti konsep 'kawaii' sama sekali," katanya.

Aktor berwajah imut ini menepis anggapan bahwa para penggemarnya menilai ia sebagai pria "kawaii".

"Rasanya sedikit tidak tepat karena saya tidak pernah mengikuti kejuaraan orang paling imut di Jepang," ujar Yudai, menambahkan dirinya tentu senang bila kelak masih dipuji berwajah imut.

"Way Too Kawaii!!" tayang perdana di Indonesia pada 22 Oktober di saluran GEM.

Baca juga: "Cops'n Robbers", kisah duet polisi dan pencuri

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar