Perwakilan tertinggi China di Makau tewas sesudah jatuh dari rusunnya

Perwakilan tertinggi China di Makau tewas sesudah jatuh dari rusunnya

Warga berjalan di jalanan distrik pemukiman Makau, Kamis (11/10). Sementara ledakan pembangunan industri perjudian selama beberapa dekade telah membantu meningkatkan standar kehidupan. Makau ditetapkan sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat tahun ini-warga mengatakan perkembangan infrastruktur sosial, trasnportasi, kesejahteraan secara signifikan ditandai dari sektor perjudian. Gambar diambil pada 11 Oktober. (REUTERS/Bobby Yip)

Beijing (ANTARA News) - Perwakilan tertinggi China untuk Makau meninggal pada Sabtu malam setelah jatuh dari gedung tempat tinggalnya, kata pemerintah China pada Minggu.

Zheng Xiaosong, kepala kantor penghubung China di Makau, menderita depresi, kata pernyataan Kantor Hongkong dan Makau Dewan Negara pemerintah China, dengan menambahkan bahwa perwakilan dari pemerintah Beijing mengunjungi Macau untuk menyampaikan belasungkawa. Pernyataan itu tidak menguraikan masalah kematiannya.

Zheng, 59, diangkat ke jabatan Macau itu pada September 2017 dan merupakan anggota Komite Sentral Partai Komunis berkuasa, badan terbesar penguasa khusus China. Ia sebelumnya menjabat wakil gubernur pesisir tenggara, Provinsi Fujian, demikian Reuters melaporkan.

Kantor penghubung di Macau itu bertugas sebagai jembatan pemerintah setempat dengan Beijing dan menjadi semakin berpengaruh dalam urusan setempat.

Baca juga: Bayi panda kembar lahir di Makau

Seperti Hongkong tetangganya, Makau bergerak di bawah kebijakan "satu negara, dua pranata" China dan diperintah kepala pelaksana, yang dipilih melalui pemilihan umum tapi harus mendapatkan persetujuan dari Beijing untuk menjabat secara resmi.

Kepala Pelaksana Makau Fernando Chui mengatakan dalam pernyataan itu ia "terkejut" atas kematian Zheng dan menyatakan belasungkawa.

Kepala Pelaksana Hongkong Carrie Lam juga mengeluarkan pernyataan mengungkapkan "kesedihan mendalam" atas kematian Zheng.

Pernyataan terbitan Jumat di laman kantor penghubung Macau itu menunjukkan bahwa Zheng bertemu dengan ketua tangki pemikir sehari sebelum meninggal.

Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya mendukung pemerintah setempat dan kebijakan satu negara, dua pranata untuk memastikan kelanjutan pembangunan Malau, kata pernyataan tersebut.

Editor: Boyke Soekapdjo

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar