counter

Science Film Festival 2018 targetkan 100ribu lebih pengunjung

Science Film Festival 2018 targetkan 100ribu lebih pengunjung

Pembukaan Science Film Festival 2018 (ANTARA News/Yogi Rachman)

Jakarta (ANTARA News) - Science Film Festival 2018 yang diselenggarakan 23 Oktober - 13 November 2018 akan mengunjungi 42 kota di Indonesia, lebih banyak dari penyelenggaraan tahun sebelumnya yang hanya mengunjungi 38 kota.

Beberapa kota yang dikunjungi Science Film Festival 2018, seperti Ambon, Banda Aceh, Bandung, Batam, Cikarang, Denpasar, Jakarta, Manado, Maumere, Tobelo, Tomohon, hingga Waingapu. Untuk itu, Science Film Festival 2018 menargetkan sebanyak 100 ribu pengunjung.

"Tahun lalu 38 kota lebih dari 80 ribu pengunjung. Tahun ini 42 kota, jadi harapannya bisa seratus ribu lebih lah," ucap Elizabeth Soegiharto, Koordinator Program Budaya Goethe Institut Indonesia dalam acara pembukaan Science Film Festival 2018 di Jakarta, Selasa.

Science Film Festival 2018 menghadirkan 15 judul film menghibur yang akan mengajak anak-anak mengenal sains. Seluruh judul film juga sudah disulih suara kedalam bahasa Indonesia.

"Untuk di Jakarta bisa disaksikan di beberapa sekolah yang bekerjasama, dan setiap hari ada pemutaran di PP IPTEK Taman Mini Indonesia Indah," kata Elizabeth.

Pemutaran di 42 kota ini juga disambut baik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Harapannya semakin banyak masyarakat yang bisa mengambil pelajaran dari film-film yang diputar di Science Film Festival 2018.

"Ini kesempatan berharga bagi semua masyarakat yang ada di 42 kota punya kesempatan menonton dan mengambil inspirasi atau pelajaran dari karya film yang memang di dunia internasional ini digemari," ujar Tubagus Sukmana, Kasubdit Seni Media Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Science Film Festival 2018 angkat tema revolusi pangan

Baca juga: Science Film Festival tumbuhkan kecintaan anak pada sains

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar