counter

Menpora minta pemuda manfaatkan medso promosikan Indonesia

Menpora minta pemuda manfaatkan medso promosikan Indonesia

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar (kiri) dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kanan) menghadiri acara puncak Kirab Pemuda 2018 di GOR Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (15/11/2018) (Cornea Khairany)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta agar para peserta kegiatan Kirab Pemuda 2018 memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan Indonesia ke seluruh masyarakat dunia. 

Permintaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Imam saat menghadiri acara puncak sekaligus menutup secara resmi kegiatan Kirab Pemuda 2018 di GOR Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis. 

"Indonesia adalah negeri yang cantik elok rupawan. Manfaatkan sosial media supaya masyarakat dunia bisa mempelajari Indonesia beserta keanekaragaman yang ada didalamnya," kata Imam.

Menurut dia, Indonesia memiliki beragam pariwisata, kebudayaan serta sumber daya alam yang berbeda-beda di setiap wilayah. Keberagaman itu pun dinilai dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat dunia. 

Oleh karena itu, sambung dia, walaupun kegiatan Kirab Pemuda 2018 telah berakhir, namun perjuangan para peserta yang sesungguhnya justru baru dimulai, yaitu mempromosikan Indonesia ke mata dunia. 

"Setelah ini, lanjutkan perjuangan dengan mempromosikan Indonesia ke seluruh Tanah Air, bahkan sampai ke seluruh dunia. Ini menjadi tanggung jawab yang besar bagi pemuda," ujar Imam. 

Lebih lanjut, dia pun berharap manfaat dari kegiatan Kirab Pemuda tahun ini dapat dirasakan oleh seluruh warga, terutama para pemuda, hingga berpuluh-puluh tahun mendatang. 

"Semoga yang sudah kita lakukan melalui kegiatan Kirab Pemuda dapat menjadi sejarah dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi-generasi kita selanjutnya," ungkap Imam. 

Kegiatan Kirab Pemuda 2018 diikuti oleh 34 pasang putra-putri terbaik di seluruh provinsi di Indonesia. Mereka melakukan perjalanan selama 73 hari dan berkegiatan selama lima hari di titik-titik singgah yang telah ditentukan. 

Peserta dibagi menjadi dua zona, yaitu Zona 1 dan Zona 2. Masing-masing zona terdiri dari 17 pasang peserta dan ada 17 titik singgah yang dilalui. 

Zona 1 mengawali perjalanan dari Kota Sabang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sedangkan Zona 2 mengawali perjalanan dari Kota Merauke, Provinsi Papua. Kedua zona tersebut bertemu di Kota Jakarta sebagai lokasi penyelenggeraan acara puncak Kirab Pemuda 2018.

 Baca juga: Menpora resmi tutup Kirab Pemuda 2018

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar