counter

OJK: Sistem Electronic Book Building perkuat investor ritel

OJK: Sistem Electronic Book Building perkuat investor ritel

Pekunjung memadati toko bahan bangunan modern seusai pembukaan secara resmi gerai Mitra10 yang ke- 27 di Pesanggrahan, Jakarta, Jumat (25/5/2018). Mitra10 yang merupakan ritel modern bahan bangunan dan home improvement, dengan dibukanya gerai baru ini menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 14 persen menjadi Rp11 triliun dan segmen ritel modern ditargetkan tumbuh 15 persen pada 2018. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Jakarta, (ANTARA News) - Otoritas pasar modal sedang mengembangkan sistem "electronic book building" dalam rangka memperkuat basis investor ritel.
"Ada beberapa yang berkaitan dengan teknologi informasi, salah satunya e-book buiiding, itu salah satu bentuk pendalaman pasar, juga diharapkan memperkuat basis pemodal ritel," ujar Kepala Eksekutif Pasar Modal sekaligus Dewan Komisioner OJK Hoesen dalam gathering pewarta pasar modal di Solo, Jawa tengah, Jumat.

Ia menambahkan melalui sistem itu juga diharapkan mendukung transparansi pembentukan harga untuk saham perdana.
"Alokasinya akan diatur kepada pooling investor maupun fix investor, sehingga proses penjatahan menjadi lebih transparan dan menciptakan harga perdana yang optimal baik bagi emiten maupun bagi pasar," katanya.

Ia menambahkan melalui sistem elektronik book building itu juga akan menghindari kolusi antara penjamin emisi dan investor yang dikenalnya saja.
"Saat ini, banyak terjadi kalau sahamnya bagus hanya diberi kepada investor yang dikenalnya saja," katanya. 

Baca juga: OJK arahkan investor ritel ke reksa dana

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar