counter

Metropolitan

"Car Free Day" di Mampang, Sudinhub rekayasa lalin

"Car Free Day" di  Mampang, Sudinhub rekayasa lalin

CFD Bagi Komunitas Warga berfoto dengan cosplay superhero di area Hari Bebas Kendaraan, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (10/9/2017). Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day) menjadi sarana menunjukkan eksistensi komunitas-komunitas di ibukota ditengah masyarakat. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta (ANTARA News) - Petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan merekayasa arus lalu lintas kendaraan saat warga berolahraga dan berinteraksi di Jalan Mampang Prapatan hingga Jalan Warung Jati Barat atau Pejaten Village saat diberlakukan hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day) sejak Minggu pagi.
 
"Momen hari bebas kendaraan bermotor di Jalan Mampang Prapatan digelar pada Minggu setiap pekan ketiga sejak pukul 06.00-11.00 WIB," kata Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Christianto di Jakarta Minggu.

Christianto mengatakan kendaraan yang berasal dari arah utara (Kuningan) menuju selatan (Ragunan), dialihkan menuju ke Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Raya Pasar Minggu-Jalan Raya Ragunan.

Arah sebaliknya, kendaraan dari arah selatan (Ragunan) yang akan menuju utara (Kuningan), dialihkan menuju Pejaten Barat-Jalan Kemang Selatan-Jalan Kemang Raya-Jalan Bangka Raya-Jalan Kapten Tendean.

Sementara itu, angkutan umum dibelokkan menuju Jalan Duren Tiga-Jalan Raya Pasar Minggu dan sebaliknya menuju Pasar Minggu setelah melalui Jalan Kapten Tendean ke arah Jalan Mampang Prapatan.

"Kendaraan yang mengantar orang sakit (emergency) yang berada di jalur HBKB diberi pengecualian," ujar Christianto menambahkan.

Kegiatan yang berlangsung selama lima jam itu mengerahkan sekitar 100 petugas Sudin Perhubungan dibantu Satuan Polisi Pamong Praja dan kepolisian guna mengatur arus kendaraan.
 
Christianto menyatakan kegiatan hari bebas kendaraan bermotor itu untuk meningkatkan hubungan dan interaksi masyarakat Jakarta Selatan dan sekitarnya melalui berbagai acara.

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar