DPR minta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan buat inovasi pembelajaran PMP

DPR minta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan buat inovasi pembelajaran PMP

Dokumentasi suasana Rapat Paripurna ke-8 Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018-2019, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/11/2018). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

... mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan inovasi metode cara penyampaian pelajaran PMP sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini...
Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR, Bambang Soesatyo, mendukung rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengembalikan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) namun harus ada inovasi metode atau cara penyampaian pelajaran tersebut.

"Saya mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan inovasi metode cara penyampaian pelajaran PMP sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini," kata dia, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa.

Dia mencontohkan penyesuaian dengan kemajuan teknologi itu di antaranya dengan menggunakan metode interaktif, sehingga mata pelajaran PMP tidak hanya dihapal saja tetapi dipahami secara mendalam.

Hal itu menurut dia untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, namun tetap memiliki rasa cinta tanah air dan tidak menghilangkan jati diri sebagai warga negara Indonesia.

Baca juga: Wapres: PMP tidak perlu dimasukkan kurikulum

Selain itu dia mendorong Komisi X DPR memanggil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membahas program dan kurikulum yang baku agar ada kepastian dalam penerapan mata pelajaran PMP.

"Hal itu agar mata pelajaran PMP yang dulunya merupakan mata pelajaran wajib kemudian ditiadakan dan saat ini akan dikembalikan lagi," ujarnya.

Baca juga: Sultan Cirebon usul PMP diajarkan lagi di sekolah

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengusulkan akan kembali memasukkan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila sejak dini di lingkungan sekolah. 

"PMP kita akan kembalikan lagi karena ini banyak yang harus dihidupkan kembali, bahwa Pancasila ini luar biasa buat bangsa kita, itu mungkin yang akan kita lakukan," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Supriano, usai menghadiri upacara peringatan hari guru di gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin (26/11).

Baca juga: Zulkifli Hasan sarankan hidupkan kembali pelajaran PMP

Namun Supriano mengakui, wacana pengembalian mata pelajaran PMP ini masih dalam bentuk rencana dan pembahasan.

Dia juga belum bisa memastikan materi PMP yang akan diajarkan kepada siswa di sekolah nantinya dalam bentuk materi lama seperti PMP di masa Orba atau justru materi baru.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar