counter

IOF Papua dukung perlindungan cagar alam Cycloop

IOF Papua dukung perlindungan cagar alam Cycloop

Asops Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Joppye Onesimus Wayangkau (kanan) menyerahkan cinderamata kepada Staf Politik Kedubes AS Melani Hinggin (kiri) di ruang Cycloop Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura Papua, Kamis (10/05). Pada pertemuan tersebut Staf Kedubes Amerika Serikat Melani Hinggin menjelaskan bahwa pemerintah Amerika mendukung kedaulatan NKRI secara penuh atas wilayah Papua. (FOTO ANTARA/Chanry Andrew Suri)

Cycloop ini merupakan nama gunung yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura, di mana sumber air yang kita semua minum dari sana. Belakangan ini kami lihat tutupan hutan Cycloop mulai berkurang dan memrihatinkan
Jayapura, (ANTARA News) - "Indonesiaan Offroad Federation (IOF)" Pengurus Daerah Papua menyatakan dukungannya untuk perlindungan cagar alam Cycloop yang berada di Kota dan Kabupaten Jayapura dari kerusakan lingkungan yang lebih masif.

Sekretaris IOF Pengda Papua M Rusdianto di Kota Jayapura, Jumat mengatakan salah satu bentuk dukungan yang dilakukan oleh organisasinya adalah mendukung pelaksanaan Festival Cycloop 2018 di Pasir 6, Kabupaten Jayapura.

"Cycloop ini merupakan nama gunung yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura, di mana sumber air yang kita semua minum dari sana. Belakangan ini kami lihat tutupan hutan Cycloop mulai berkurang dan memrihatinkan," katanya.

Karena itu, kata dia, perlu suatu dorongan yang besar dari semua pemangku kepentingan untuk menggaungkan pelestarian Cagar Alam Cycloop dari laju kerusakan karena perambahan, penebangan, ataupun digunakan untuk fungsi lainnya tanpa memikirkan masa depan anak cucu nanti.

"Ini perlu regulasi yang jelas, perlu aksi yang kuat dan tegas oleh semua pemangku kepentingan, agar Cycloop tidak tambah rusak. Agar ada ketersediaan air dimasa yang akan datang," katanya.

Berkaitan dengan Festival Cyloop 2018 yang dipusatkan di Pasir 6, Rusdianto, pemilik sejumlah koleksi mobil offroad ini berpendapat bahwa apa yang dilakukan oleh sejumlah komunitas yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura itu merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

"Festival Cycloop ini seharusnya didukung oleh semua pihak, baik pemerintah dan swasta. Seperti dari perusahaan yang menghasilkan produk air mineral kemasan bernama Aqualala seharusnya melibatkan diri dalam aksi ini," katanya.

"Saya atas nama ketua IOF Pengda Papua dan komunitas 4x4 yang ada di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya, kami mendukung, kami akan bergandengan tangan bagaimana menghijaukan Papua terutama Cycloop," katanya.

Sementara dalam agenda Festival Cycloop yang akan menggelar konvoi kendaraan, Rusdianto mengaku akan menerjunkan 50-an unit kendaraan, baik itu dari IOF, Vitara Escudo Sidekick dan sejumlah komunitas lainnya, termasuk divisi roda dua, yang jumlah totalnya 100 kendaraan.

Festival Cycloop 2018 digagas oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua menggandeng komunitas Rumah Belajar Papua dengan melibatkan 100-an komunitas, organisasi pemuda, sanggar tari, kelomok adat hingga mendapat dukungan penuh dari Korem 172/PWY.

Festival Cycloop digelar selama tiga hari mulai dari 6-8 Desember 2018, yang menggaungkan perlindungan dan pelestarian Cagar Alam Cycloop dari kerusakan lingkungan.

"Festival Cycloop ini bukan pesta tapi mengajak para pemangku kepentingan bersatu dalam aksi kampanye lingkungan," kata koordintor tim kreatif Festival Cycloop Yasminta Ridhian Wasaraka didampingi anggota FKJ Gamel Abdel Nasser dan anggota JJS Heri.

Baca juga: Aktivis: Festival Cycloop ajang kampanye lingkungan

Baca juga: Kawasan Cycloop akan dijadikan paru-paru Jayapura

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar