counter

Indonesia satu-satunya miliki lembaga pemerintah untuk rehabilitasi ODHA

Indonesia satu-satunya miliki lembaga pemerintah untuk rehabilitasi ODHA

Mahasiswa dari berbagai kampus melakukan kampanye anti diskriminasi di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Dago, Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/12/2018). Kampanye anti diskriminasi tersebut mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.

Indonesia negara pertama di dunia yang miliki lembaga rehabilitasi milik pemerintah
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Sosial Agus Gumiwang mengatakan Indonesia menjadi negara pertama dan satu-satunya yang memiliki lembaga pemerintah yang khusus menangani rehablitasi Orang Dengan HIV/Aids.

"Indonesia negara pertama di dunia yang miliki lembaga rehabilitasi milik pemerintah, walau kasus HIV/Aids di Indonesia bukan yang tertinggi di dunia," kata Agus di Kementerian Sosial Jakarta, Rabu.

Balai Rehabilitasi Sosial ODHA tersebut ditempatkan di tiga wilayah Indonesia yaitu di Medan Sumatera Utara untuk wilayah bagian barat, di Sukabumi Jawa Barat untuk wilayah bagian tengah, dan di Ternate Maluku Utara untuk wilayah timur.

Pendirian balai dan loka rehabilitasi sosial yang khusus melakukan rehabilitasi sosial khusus untuk ODHA ini merupakan implementasi dari UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Otonomi Daerah.

"Itu bukti-bukti bahwa negara itu hadir, bahwa tidak ada satupun yang menyandang masalah di Indonesia ini yang kita abaikan," kata Agus.

Selain itu Kemensos juga telah mempunyai rumah aman bagi anak dengan HIV/Aids (ADHA) di Solo Jawa Tengah, serta telah bekerja sama dengan 89 lembaga yang melakukan pendampingan ODHA.

Kementerian Sosial juga aktif dalam menutup lokalisasi dalam tiga tahun terakhir dengan target 2019 bebas lokalisasi prostitusi. Kemensos berhasil mendukung penutupan 153 dari 168 lokalisasi yang ada dan telah memulangkan 20.061 eks pekerja seks ke keluarganya. 

Baca juga: Mensos semangati ODHA tetap berkontribusi pada bangsa
Baca juga: Perlakukan ODHA tanpa stigma

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Supaya Odha nyaman berobat di Puskesmas

Komentar