Pesan JK: Pemilih Golkar jangan mendua

Pesan JK: Pemilih Golkar jangan mendua

Presiden Joko Widodo (kiri) mengangkat dua ibu jari untuk Wapres Jusuf Kalla, di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/12/2018). Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersilaturahmi ke kediaman keluarga besar Jusuf Kalla di sela-sela kunjungan kerjanya di Makassar. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/kye.ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Makassar (ANTARA News) - Mantan Ketua Umum Partai Golongan Karya berpesan kepada seluruh pemilih partai beringin tersebut untuk satu paket juga memilih pasangan capres-cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam Pemilu 2019 mendatang.

“Ini harus bersamaan pilihannya, setiap pemilih Golkar harus memilih juga pilihannya yang telah disepakati secara bersama. Jangan mendua,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan usai makan siang bersama Presiden Joko Widodo di kediaman pribadi Kalla di Jalan Haji Bau Makassar, Sabtu.

Pesan tersebut juga telah disampaikan kepada seluruh kader dan calon anggota legislatif partai tersebut pada Rapat Akhir Tahun Forum Silaturahmi Partai Golkar di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Kamis lalu (20/12).

Untuk membuat para pemilih Partai Golkar memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf, JK pun mengingatkan kepada para caleg dari partai koalisi untuk juga mengampanyekan pasangan capres-cawapres tersebut.

Oleh karena itu, metode kampanye dari pintu ke pintu atau “door to door” dinilai lebih efektif untuk mengenalkan visi dan misi pasangan Jokowi-Ma’ruf sekaligus kampanye para caleg dari partai koalisi.

Sementara itu, upaya untuk mengampanyekan Jokowi di Sulawesi Selatan dilakukan Jusuf Kalla dengan menggelar pertemuan silaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Sulawesi Selatan, bersama dengan Joko Widodo, di The Rinra Makassar, Sabtu sore.

JK menilai Jokowi merupakan salah satu capres terbaik di antara dua capres yang bertarung dalam Pilpres 2019. Kemampuan Jokowi dalam memimpin pemerintahan selama empat tahun terakhir cukup menunjukkan perkembangan yang baik untuk melanjutkan periode berikutnya.

“Karena (Jokowi) yang terbaik dari yang ada. Pilihannya mesti yang terbaik kan? Kedua, sudah menguasai masalah, tidak butuh waktu belajar lagi, itu kan sudah cukup,” kata JK.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: JK: Sekarang bukan lagi kampanye massal, tapi "door-to-door"
Baca juga: JK siap penuhi tawaran Jokowi
Baca juga: Presiden santap siang khas Makassar di rumah Wapres


Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar