Liga 1

Hansamu Yama resmi berkostum Persebaya

Hansamu Yama resmi berkostum Persebaya

Pesepak bola Indonesia Hansamu Yama Pranata (kanan) mencoba menghalangi tendangan pesepak bola Thailand Chanathip Songkrasin pada putaran pertama final AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jabar, Rabu (14/12/2016). (ANTARA /Wahyu Putro A)

Mimpi saya terwujud hari ini
Surabaya (ANTARA News) - Kapten Timnas senior Indonesia, Hansamu Yama Pranata, resmi berseragam Persebaya untuk Liga 1 musim kompetisi 2019 usai melakukan penandatanganan kontrak di Surabaya, Rabu.

"Bergabungnya Hansamu Yama mempersolid lini belakang dan selamat datang di Persebaya," ujar pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman di sela penandatanganan sekaligus perkenalan pemain.

Hansamu Yama merupakan bek tengah yang musim lalu membela Barito Putera, sedangkan karirnya di timnas dimulai sejak U-19 (juara Piala AFF 2013 di Sidoarjo), kemudian ke U-23, sekaligus kapten tim di ajang Asian Games 2018.

Pemain berusia 24 tahun tersebut mengungkapkan rasa bangganya bisa bergabung dengan "Bajul Ijo" yang merupakan tim impiannya sejak kecil.

"Mimpi saya terwujud hari ini. Saya mohon doa restu agar mampu membantu tim meraih hasil maksimal," ucap pemain asal Mojokerto, Jawa Timur tersebut.

Dengan bergabungnya Hansamu Yama maka stok lini belakang Persebaya sebanyak delapan pemain, yakni Otavio Dutra, M. Syaifuddin, Andri Muliadi, Rachmat Irianto, Abu Rizal Maulana, Ruben Sanadi serta pemain yang baru dikontrak, Novan Sasongko.

Sementara itu, Ruben Sanadi ditunjuk sebagai kapten baru Persebaya menggantikan Rendi Irwan, sekaligus dilakukan penandatanganan kontrak.

Pemain asal Papua itu mengaku terhormat ditunjuk menjadi kapten karena dirinya bukan orang asli Surabaya.

"Ini bukan tanggung jawab yang mudah. Semoga pemain lain bisa saling bantu karena tim," kata pemain berusia 31 tahun tersebut.

Baca juga: Persebaya serius datangkan Hansamu dan Novan Sasongko

Baca juga: Persebaya tanpa striker murni hadapi Persinga Ngawi

Baca juga: Negosiasi Persebaya dengan Osvaldo Haay masih alot

 

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

40 ribu tiket final Piala Presiden ludes

Komentar