Metropolitan

Kue keranjang mulai diserbu jelang perayaan Imlek

Kue keranjang mulai diserbu jelang perayaan Imlek

Aneka kue keranjang yang dijual selama perayaan Tahun Baru Cina 2019. (ANTARA News/ Anita Permata Dewi)

Jakarta (ANTARA News) - Kue keranjang menjadi incaran para konsumen jelang perayaan Tahun Baru Cina 2019.

"Paling laku ya kue keranjang," kata pemilik Toko Cahaya Bintang, Aris (65 tahun), di Petak Sembilan, Glodok, Tamansari, Jakarta, Sabtu.

Menurut Aris, pembeli kue keranjang tidak hanya masyarakat Jakarta saja, namun juga warga luar Jakarta yakni warga Bogor, Depok, Tangerang dan Serpong.

Kue keranjang yang dijualnya dibanderol dengan harga Rp5 ribu hingga Rp35 ribu.

Kue keranjang yang paling diincar konsumen di tokonya adalah kue keranjang ukuran sedang seharga Rp20 ribu.

Menurut dia, kue keranjang itu istimewa karena bermakna kerukunan dan harmoni.

Aris mengatakan pihaknya tidak memproduksi kue keranjang sendiri, melainkan dipasok oleh sejumlah industri rumah tangga langganannya.

Tak hanya di Toko Cahaya Bintang, dagangan terlaris di lapak musiman milik Bu Kris juga kue keranjang.

"Iya, kan kue keranjang cuma dibikin setahun sekali pas Imlek doang, jadi banyak yang beli," kata Bu Kris (53 tahun) yang bernama asli Fang Hua ini.

Meski Tahun Baru Cina jatuh pada Selasa 5 Februari 2019, namun suasana ramai di Petak Sembilan, Glodok sudah terasa. 

Keramaian tidak hanya di pertokoan saja tetapi juga di sejumlah pedagang musiman yang menggelar lapaknya di pinggir-pinggir pertokoan sepanjang wilayah Petak Sembilan

Mereka menggantung aneka barang dagangannya di lapaknya.

Adapun barang yang didagangkan adalah barang-barang khas Imlek diantaranya kue keranjang, tempelan bergambar shio babi, celengan berbentuk babi, amplop angpau, lampion, hiasan pohon mei hua dan dupa.

Warna merah dan warna emas mendominasi barang-barang dagangan tersebut.
 
Baca juga: Imlek, jemaat berjubel di kelenteng tertua di Pangkalpinang

Baca juga: Tak apa hujan saat Imlek karena hujan itu berkah

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Imlek sarana membuka identitas diri di tengah kemajemukan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar