counter

Menpar dukung pembangunan bandara internasional di Sabang

Menpar dukung pembangunan bandara internasional di Sabang

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya. (Ist).

Sabang (ANTARA) - Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengaku siap memfasilitasi dan akan mendukung pembangunan Bandar Udara Internasional di Kota Sabang, Provinsi Aceh.

"Menteri Pariwisata Arif Yahya mendukung pembangunan Bandara Internasional di Sabang dan bahkan beliau siap untuk mempromosikan rute-rute penerbangan baru dari luar negeri ke Aceh," kata Kepala Bagian Umum dan Humas Pemko Sabang, Bahrul Fikri di Sabang, Senin (25/3).

Kabag Umum dan Humas Pemko Sabang mengaku, hal itu disampaikan Menteri Pariwisata ketika "launching calendar of event Aceh 2019", di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Republik Indonesia, Jakarta, Sabtu malam, (22/3).

"Menpar juga akan mempromosikan penerbangan internasional rute yang akan dirintis dari, Aceh tujuan Sapula yakni, Sabang-Puket Thailand Langkawi, Malaysia disingkat (SAPULA)," ujar Bahrul Fikri.

Menurut dia, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata siap membantu guna mempercepat apa yang diharapkan Pemerintah Sabang dan Aceh yakni, meningkatkan arus kunjungan wisatawan.

Pemerintah pusat juga telah menetapkan Kota Madya Sabang, Provinsi Aceh, sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN)

Artinya, pembangunan infrastruktur Bandara Internasional di Sabang tentu sejalan dengan Nawacita Pemerintah Indonesia dalam hal pengembangan industri pariwisata demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin bersama pihak terkait telah menjumpai Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Bina Graha, Jakarta, pada Kamis (21/2) dalam rangka meminta dukungan pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan bandara internasional di Sabang.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur Bandara Internasional Pemerintah Kota Sabang juga telah menyiapkan lahan di Ujong Seuke, Sukajaya, Sabang, dengan panjang landasan yang sekitar, 3.000-3.500 meter. ***1***

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar