counter

15 lokasi di Bengkulu disasar program sanitasi berbasis masyarakat

15 lokasi di Bengkulu disasar program sanitasi berbasis masyarakat

Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Ahmad Hijazi mengancam akan memecat kades di daerah itu yang menolak program Sanimas-IDB. (Foto Antarabengkulu) (Foto Antarabengkulu/)

Dari 24 lokasi sasaran ini yang sudah dikerjakan pada tahun 2016, 2017 dan 2018 baru 9 lokasi, untuk 15 lokasi sasaran lainnya akan dilanjutkan pada tahun 2019 ini,
Bengkulu (ANTARA) - Sebanyak 15 lokasi di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dijadikan sasaran program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) yang dibiayai Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IDB), kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rejang Lebong, Yusran Fauzi.

Program Sanimas diterima daerah itu sejak 2016 sebanyak 24 lokasi sasaran, namun saat ini yang baru diselesaikan di 9 lokasi sasaran.

"Dari 24 lokasi sasaran ini yang sudah dikerjakan pada tahun 2016, 2017 dan 2018 baru 9 lokasi, untuk 15 lokasi sasaran lainnya akan dilanjutkan pada tahun 2019 ini," katanya di Rejang Lebong, Senin.

Ia menjelaskan program Sanimas-IDB yang diterima Kabupaten Rejang Lebong selama tiga tahun belakangan telah dialokasikan untuk membangun 9 Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat (SPALD-T) berupa MCK (mandi cuci kakus) kombinasi dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal dengan jumlah anggaran yang terserap mencapai Rp3,8 miliar.

"Program Sanimas IDB yang diterima Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2018 lalu sebesar Rp3,825 miliar, dana ini digunakan untuk pembangunan SPALD-T dalam 9 lokasi yang meliputi pembangunan fisik IPAL komunal dan MCK," katanya.

Program Sanimas berupa pembangunan SPALD-T di daerah tersebut diperuntukan bagi 50 rumah atau lebih, yang memiliki satu tempat pembuangan air limbah berupa IPAL komunal dan MCK, di mana tujuannya untuk menjaga kebersihan lingkungan bawah tanah maupun permukaan tanah.

Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian PUPR untuk mencapai target rencana strategis 2015-2019 melalui program 100-0-100 yakni target 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak.

Adapun 9 lokasi program Sanimas-IDB yang pembangunannya telah selesai dilaksanakan pada 2018  sudah diresmikan pada Sabtu (23/3), di antaranya di Kecamatan Curup Timur yang meliputi Desa Duku Ulu, desa Kampung Delima dan Desa Kesambe Lama.

Selanjutnya dalam Kecamatan Curup Utara tersebar dalam Desa Lubuk Kembang, Desa Seguring, dan Desa Tasik Malaya.

Kemudian Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan serta satu lokasi lainnya berada di Kelurahan Talang Rimbo, Kecamatan Curup Tengah, demikian Yusran Fauzi.


Baca juga: Bappenas, MUI, Baznas, dan BWI teken kerjasama penyediaan layanan air minum dan sanitasi untuk masyarakat

Baca juga: "Sanitasi dan air minum sebagai pondasi masyarakat sehat"

Baca juga: 112 kampung Biak Numfor terapkan sanitasi berbasis total masyarakat

Pewarta: Nur Muhamad
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Jokowi lantik Dedy Ermansyah sebagai Wagub Bengkulu

Komentar