counter

Liga Inggris

McTominay: saya berhutang kepada Jose Mourinho

McTominay: saya berhutang kepada Jose Mourinho

Gelandang Manchester United Scott McTominay melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Wolverhampton, Inggris pada 2 April 2019.(REUTERS/ANDREW YATES)

Jakarta (ANTARA) - Gelandang muda Manchester United Scott McTominay mengatakan bahwa dirinya berhutang kepada mantan pelatihnya, Jose Mourinho karena memberinya kesempatan bermain di tim utama.

Mourinho meninggalkan Old Trafford pada Desember lalu, karena tidak disukai oleh para suporter, tetapi ia justru dikenang oleh McTominay yang penampilannya kini menuai kepercayaan oleh pelatih saat ini Ole Gunnar Solskjaer.

Pelatih asal Portugal secara tak terduga memberikan McTominay sebuah penghargaan yaitu Pemain Terbaik Pilihan Pelatih Tahun Ini pada akhir musim lalu.

Pemain asal Skotlandia itu mengungkapkan kepada Times tentang mengapa ia selalu berterima kasih kepada pelatih asal Portugal tersebut.

"Jose sungguh luar biasa bagi saya," katanya yang dilansir Manchester Evening News pada Sabtu waktu setempat (20/4).

“Ketika saya pertama kali datang (ke tim utama) Jose memberi saya peringatan yang sangat serius. Kala itu saya sedang berdebat dengan salah satu pemain tim pertama dalam sesi latihan dan Jose berkata, 'Hei, Nak, ketika Anda masuk ke tim pertama, Anda harus membuat pemain lainnya menyukai Anda.'"

"'Kamu bukan superstar', kata Jose dan saya kembali berlatih sambil berpikir‘ apakah saya baru saja menghancurkan karier saya sendiri? Saya tidak bisa memercayainya."

"Anda disukai karena apa yang Anda lakukan di dalam dan luar lapangan, saya merasa Mourinho melihat sesuatu dalam diri saya dan memberikan peringatan, saya berterima kasih karena itu," ujar McTominay.

Gelandang jangkung tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya masih berkomunikasi dengan Mourinho dan tidak peduli dengan apa yang ditinggalkannya di United, McTominay akan selalu menganggapnya sebagai pelatih luar biasa.

"Saya sedih ketika ia pergi tetapi sepak bola terus berjalan. Ia adalah pelatih yang luar biasa tetapi kami memiliki pelatih luar biasa lainnya dalam diri Ole (Gunnar Solskjaer)."(sumber Manchester Evening News)

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar