counter

Penjualan jasa perjalanan via daring meningkat setelah Idul Fitri

Penjualan jasa perjalanan via daring meningkat setelah Idul Fitri

Managing Director Criteo untuk Asia Tenggara, Alban Villani, menjelaskan hasil penelitian tren penjualan Ramadan di Jakarta, Selasa (22/4/2019) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Kunjungan dan penjualan di situs-situs yang menyediakan jasa perjalanan menunjukkan tren kenaikan sepekan setelah Idul Fitri, menurut data penelitian yang dirilis oleh sebuah perusahaan platform periklanan daring.

"Lalu lintas situs perjalanan memperlihatkan kenaikan selama Idul Fitri, dengan lonjakan terbesar hingga 50 persen terjadi sepekan setelah hari raya tersebut. Penjualan perjalanan via daring juga mengalami hal yang sama dan akan bertahan selama dua pekan," kata Senior Account Strategist Criteo, McCarl Leonardo di Jakarta, Selasa.

Namun, jumlah kenaikan besar lalu lintas kunjungan ke situs dan aplikasi penyedia jasa perjalanan tersebut tidak disertai dengan hasil penjualannya.

"Banyak sekali peluang yang terlewatkan oleh online travel. Di grafik, traffic bisa naik sampai 50 persen setelah Idul Fitri tapi penjualan tidak naik sebanyak itu, maksimal hanya 13 persen," katanya.

Berdasarkan data tersebut, Criteo menyarankan para pemasar jasa perjalanan daring untuk tidak berhenti melakukan kampanye pemasaran setelah Idul Fitri, karena saat itu justru banyak yang mengunjungi situs perjalanan.

Hasil penelitian Criteo didapatkan berdasarkan data lalu lintas situs dan penjualan pada 2018 yang kemudian dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data tersebut, Criteo melihat adanya kestabilan tren penjualan dalam periode waktu yang sama. Namun, penjualan retail dan jasa perjalanan secara daring sendiri mengalami peningkatan dari 2018 dibandingkan 2017.

"Dalam kategori tren, ada kesamaan pola pengguna malakukan pembelian, kunjungan situs, kapan mereka melakukannya, bagaimana mereka melakukannya. Perbedaan besar adalah kami melihat peningkatan penjualan retail dan perjalanan," ujar Managing Director Criteo untuk Asia Tenggara, Alban Villani.

Pihaknya melihat kenaikan 10 persen dari 2017 ke 2018 untuk penjualan retail daring. Untuk penjualan perjalanan, kalau saya tidak salah, sekitar 8 persen

Hasil penelitian Criteo didapat dengan menganalisa lebih 111 juta transaksi perbelanjaan dan 40 juta pemesanan jasa perjalanan lewat desktop, ponsel pintat, dan tablet dari 107 pengiklan terbesar di Malaysia dan Indonesia.

Baca juga: Penjualan daring melonjak pada 10 hari jelang Ramadhan

Baca juga: Garuda tingkatkan penjualan tiket daring

Ribuan penjual busana daring banjiri pusat perbelanjaan

Pewarta: Ahmad Wijaya dan Prisca Triferna
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar