Dubes Belanda gunakan momentum King's Day untuk berpamitan

Dubes Belanda gunakan momentum King's Day untuk berpamitan

Duta Besar Belanda untuk Indonesia Rob Swartbol menyampaikan sambutan dalam perayaan King's Day di Jakarta, Selasa malam (30/04/2019). (ANTARA News/Yashinta Difa)

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Belanda untuk Indonesia Rob Swartbol menggunakan momentum King’s Day, atau perayaan hari lahir Raja Belanda Willem-Alexander, untuk berpamitan sebelum mengakhiri tugasnya di Tanah Air.

King’s Day atau dalam bahasa Belanda Koningsdag diperingati setiap 27 April, di mana masyarakat Belanda akan mengenakan pakaian berwarna oranye sambil menikmati hari libur nasional untuk menjual barang-barang bekas milik mereka (flea market), dan menyaksikan perayaan berskala besar dengan banyak konser dan acara di tempat-tempat umum.

“Suasananya mirip car free day setiap Minggu di sini, hanya saja semua orang memakai pakaian berwarna oranye,” kata Dubes Swartbol ditemui di sela-sela perayaan King’s Day di Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis, Jakarta, Selasa malam.

Tahun ini, perayaan King’s Day di Jakarta diselenggarakan lebih meriah karena menandai berakhirnya tugas Dubes Swartbol dan istrinya, Jacqueline Swartbol-Wouters, di Indonesia.

Dubes yang sudah tinggal selama 4,5 tahun di Jakarta tersebut akan kembali ke Negeri Bunga Tulip dalam dua bulan.

“Tentu kami akan sangat merindukan Indonesia, orang-orangnya, keragaman budaya, juga bentang alamnya,” tutur Swartbol.

Diplomat yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Belanda untuk Ceko itu juga memuji keramahan masyarakat Indonesia, yang disebutnya tidak pernah ia temui di banyak negara lain.

“Bukan hanya di Jakarta, tetapi masyarakat di Aceh sampai Papua. Mereka sangat ramah, hangat, dan menyambut baik,” tutur dia.

Swartbol yang akan melanjutkan tugasnya sebagai Duta Besar Belanda untuk Rusia mulai Agustus mendatang, juga menyatakan kecintaannya pada makanan khas Indonesia.

“Saya akan merindukan rendang,” pungkasnya.

Sejak disahkan sebagai Dubes Belanda untuk Indonesia pada 19 Desember 2014, Swartbol telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Belanda di berbagai bidang.

Kerja sama bidang pengelolaan air limbah, pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif, maritim, dan penanggulangan terorisme menjadi fokus perhatiannya selama bertugas di Indonesia.

Swartbol pernah menemui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius untuk membahas kerja sama lintas negara untuk pertukaran informasi dalam penanggulangan terorisme.

Pertemuan ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerja sama antara BNPT dan Koordinator Nasional untuk Keamanan dan Kontraterorisme Kerajaan Belanda (NCTV) terkait penanggulangan terorisme pada Juli 2017.  
Baca juga: Dubes Belanda resmikan Ecodome Kebun Raya Bogor
Baca juga: Ketua DPR terima Dubes Belanda bicarakan maritim


Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Keris yang dikembalikan Belanda asli milik Pangeran Diponegoro

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar