counter

Playoff NBA

Mata Harden berdarah, Rockets kalah lagi lawan Warriors

Mata Harden berdarah, Rockets kalah lagi lawan Warriors

Bintang Houston Rockets James Harden menutupi wajahnya setelah matanya terluka terkena ayunan lengan pemain Golden State Warriors Draymond Green dalam gim kedua semifinal Wilayah Barat NBA di Oracle Arena, California, Amerika Serikat, Selasa (30/4/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/USA TODAY Sports/Kyle Terada)

Jakarta (ANTARA) - Bintang Houston Rockets, James Harden, mengalami pendarahan di matanya dan memaksakan tetap melanjutkan permainan namun tak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan 109-113 melawan tuan rumah Golden State Warriors di gim kedua semifinal Wilayah Barat NBA di Oracle Arena, California, Amerika Serikat, Rabu WIB.

Hasil itu menjadi kekalahan kedua beruntun Rockets di Oracle Arena dan mereka kini tertinggal 0-2 dalam kedudukan, sementara demikian catatan laman resmi NBA.

Harden memulai laga dengan tak cukup baik ketika ia divonis melakukan offensive foul, namun keadaan semakin memburuk ketika matanya berdarah setelah terkena ayunan tangan penggawa Warriors Draymond Green saat memperebutkan bola rebound pada sisa waktu 6 menit 27 detik kuarter pertama.

Pemain yang disebut-sebut menjadi salah satu kandidat Pemain Terbaik (MVP) NBA musim ini tersebut menepi cukup lama untuk mendapatkan perawatan dari tim medis dan baru melantai lagi di sisa waktu tujuh menit sembilan detik kuarter kedua. Saat itu timnya tengah tertinggal 31-36 dari tuan rumah.

Harden yang memaksakan bermain dengan kondisi mata kirinya masih memerah. Beberapa kali ia terlihat mengusap mata kirinya yang tak berhenti berair.

Kondisi tersebut membuat Harden cuma mampu mencapai tingkat akurasi tembakan terbuka 47 persen dan melesakkan tiga dari tujuh percobaan tripoin. Pun demikian, dengan kondisi "sebelah mata" Harden tetap bisa mengumpulkan 29 poin, tujuh rebound dan empat assist selama 34 menit melantai.

Akan tetapi, di waktu bersamaan kondisi penglihatan tak optimal itu berpengaruh juga terhadap distribusi bolanya, Harden enam kali melakukan turnover, terbanyak di antara seluruh rekan-rekannya di Rockets.

Di tengah kondisi tak ideal Harden, tak satupun rekan-rekannya bisa menutup lubang yang ada. Chris Paul cuma membukukan 18 poin, tujuh rebound dan enam assist, Eric Gordon 15 poin, Clint Capela dwiganda 14 poin dan 10 rebound, PJ Tucker dwiganda 13 poin dan 10 rebound serta Austin Rivers 14 poin.

Akibatnya, Rockets menelan kekalahan lagi di Oracle Arena. Hasil itu merupakan kekalahan ke-10 dalam 11 lawatan Rockets ke sana di fase playoff.

Baca juga: Menangi gim kedua, Bucks imbang Celtics 1-1

Kuarter ketiga sebetulnya sempat menjanjikan kebangkitan bagi Rockets, ketika mereka berhasil memaksa Warriors nirpoin selama empat menit terakhir dan meraup delapan poin demi memangkas jarak ketertinggalan menjadi 75-82.

Harden bahkan sempat membuat Rockets begitu dekat dalam kedudukan 89-92 lewat tembakan tripoinnya di sisa waktu tujuh menit 25 detik kuarter keempat.

Sayangnya itu menjadi titik terdekat Rockets dari Warriors yang kemudian menebalkan pertahanan sembari meraup 23 poin tambahan untuk memastikan kemenangan 115-109.

Bagi Warriors, Durant menjadi pengumpul angka terbanyak lewat 29 poin, diikuti 21 poin milik Klay Thompson, 20 poin Stephen Curry, 16 poin Andre Iguodala dan dwiganda 15 poin serta 12 rebound Draymond Green.

Warriors memiliki modal penting berupa keunggulan 2-0 demi mengarungi dua gim berikutnya yang bakal menjadi laga tandang di markas Rockets di Toyota Center, Texas, pada Minggu (5/5) dan Selasa (7/5) WIB.

Baca juga: Jokic pimpin Nuggets rampas Game 1 dari Blazers

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berlatih basket bersama pemain NBA Jason Anthoney Richardson

Komentar