counter

MTI prediksi terjadi kenaikan penggunaan bus oleh pemudik Jabodetabek

MTI prediksi terjadi kenaikan penggunaan bus oleh pemudik Jabodetabek

Suasana diskusi publik Persiapan Angkutan Mudik Lebaran Tahun 2019 di Jakarta, Selasa malam (21/5/2019) (ANTARA/Asep Firmansyah)

Prediksi dominasi bus yang masih digunakan oleh sepertiga pemudik
Jakarta (ANTARA) - Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Agus Taufik Mulyono memprediksi adanya peningkatan pemudik dari wilayah Jabodetabek yang menggunakan armada bus ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Agus dalam diskusi publik Persiapan Angkutan Mudik Lebaran Tahun 2019 di Jakarta, Selasa, mengatakan kenaikan harga tiket pesawat menjadi salah satu pemicu penggunaan transportasi darat tersebut.

"Prediksi bus masih mendominasi, digunakan oleh sepertiga pemudik," katanya.

Selain mahalnya harga tiket pesawat, tambah dia, kehadiran Tol Trans Jawa juga menjadi salah satu alasan masyarakat lebih memilih pergi menggunakan bus.

Berdasarkan catatan Badan Litbang Perhubungan, moda transportasi bus menjadi pilihan utama bagi 4,4 juta orang pemudik pada Lebaran 2019.

Moda lainnya adalah mobil pribadi sebanyak 4,3 juta pemudik (28,9 persen), kereta api 2,5 juta orang (16,7 persen), pesawat udara 1,4 juta orang (9,5 persen), sepeda motor 942 ribu orang (6,3 persen).

Jawa Tengah menjadi tujuan mudik terbanyak pada Lebaran 2019 sekitar 5,6 juta orang atau 37,68 persen, Jawa Barat 3,7 juta orang (24,89 persen) dan Jawa Timur 1,7 juta orang (11,14 persen).

"Dominasi moda angkutan darat menuntut kesiapan manajemen infrastruktur, rekayasa lalu lintas, dan kesiagaan seluruh personel kepolisian, perhubungan, bina marga, operator jalan tol," ujar Agus.

 

Pewarta: Asep Firmansyah dan Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terminal Cicaheum Bandung siapkan 238 armada bus untuk layani pemudik

Komentar