counter

Zakat dari Indonesia siap difasilitasi ACT untuk Suriah-Palestina

Zakat dari Indonesia siap difasilitasi ACT untuk Suriah-Palestina

Global Zakat-ACT distribusikan zakat hingga Suriah-Palestina. (FOTO ANTARA/Dok. ACT)

Ketetapan nilai itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat guna menunaikan zakat fitrah, sebab tidak semua yang bakal menunaikannya dengan menggunakan beras,
Yogyakarta (ANTARA) - Global Zakat-Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyediakan sarana dan fasilitas untuk umat Muslim di Indonesia yang ingin menunaikan zakat fitrah dan siap mendistribusikannya ke berbagai wilayah di Indonesia hingga Suriah dan Palestina.

Presiden Global Zakat Awal Purnama melalui keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Yogyakarta, Rabu, mengatakan besaran zakat fitrah melalui Global Zakat sendiri ditetapkan dengan uang senilai Rp40 ribu per orang.

"Ketetapan nilai itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat guna menunaikan zakat fitrah, sebab tidak semua yang bakal menunaikannya dengan menggunakan beras," kata Awal.

Kemudahan juga diupayakan Global Zakat melalui pembayaran yang bisa dilakukan secara "online".

Ia menyatakan kemudahan tersebut sudah menjadi kebutuhan masa kini, sehingga Global Zakat menyediakan proses pembayaran lengkap dan cepat di globalzakat.id.

"Masyarakat hanya perlu membuka smartphone-nya, lalu buka situs resmi kami, langsung transaksi. Masyarakat tidak perlu khawatir terkait perhitungan, sistem di situs kami telah dilengkapi dengan kalkulasi otomatis terkait jumlah zakat yang harus dibayarkan," katanya.

Selain itu, Global Zakat juga menawarkan program-program pilihan yang memberi kemudahan kepada muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat).

Global Zakat, sebagai lembaga pengelola amil zakat terpercaya di Indonesia, pun memiliki tujuan untuk mengentaskan problematika umat di dalam negeri bahkan hingga cakupan global.

"Program-program Global Zakat diselenggarakan secara kreatif, inovatif, produktif, dan transparan. Secara sosial, zakat fitrah berfungsi untuk memberi kebahagiaan Idul Fitri kepada para mustahik, yakni dengan melengkapi kebutuhan paling dasar sebagai manusia," katanya.

Riski Andriyani dari Tim Program Global Zakat pun memaparkan, nantinya penyaluran distribusi hasil zakat fitrah tidak hanya dibagikan ke sesama masyarakat Indonesia yang masuk ke dalam delapan golongan (asnaf), tetapi juga di negara-negara berpenduduk Muslim yang sedang dirundung krisis kemanusiaan.

"Distribusi zakat fitrah melalui Global Zakat akan menyasar masyarakat terdampak krisis kemanusiaan, seperti di Palestina, Suriah, juga Yaman. Insya Allah, sempurnalah ibadah seorang muslim apabila Ramadhan diakhiri dengan menunaikan zakat fitrahnya, sebab menggabungkan dua ibadah sekaligus yakni 'hablun minallah' dan 'hablun minannas'," kata Riski.

Untuk penyaluran dan pendistribusian zakat fitrah secara lokal, kata Riski, Global Zakat juga didukung oleh hadirnya kantor cabang di beberapa provinsi di Indonesia.

"Insya Allah, dana zakat fitrah yang masuk ke cabang akan didistribusikan kepada warga prasejahtera, anak yatim-piatu, dan lansia di pelosok daerah yang dapat dijangkau oleh tim cabang," kata dia.

Untuk memudahkan warga, pembayaran zakat juga bisa langsung ditransfer ke Bank BNI Syariah 99 0000 455 atas Global Zakat. Penerimaan zakat ini pun akan berakhir pada 2 Juni mendatang untuk program dalam negeri, dan 29 Mei untuk program luar negeri.

Baca juga: 2.500 warga Gaza terima bantuan pangan ACT

Baca juga: ACT bantu Palestina, Suriah dan Rohingya via 'Marhaban ya Dermawan'

Baca juga: ACT gencarkan penggalangan bantuan untuk Palestina selama Ramadhan


 

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Distribusi zakat hingga kesehatan dikupas di sidang tarjih

Komentar