Boat rombongan pengantin tenggelam di Pulau Aceh

Boat rombongan pengantin tenggelam di Pulau Aceh

Ilustrasi. Kapal SAR Kresna 232 melakukan pemantauan, pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri 1440 Hijrah di Selat Benggala, Aceh, Rabu (29/5/2019) (ANTARA/ Irwansyah Putra)

Banda Aceh (ANTARA) - Boat rombongan pengantin yang mengangkut sebanyak 30 penumpang dari Sabang (Pulau Weh) tujuan Lampuyang, Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar, tenggelam, Kamis, namun tidak ada korban jiwa.

Capten Kapal SAR KN Kresna 232, Supriadi di Pelabuhan Ulee-Lheue Banda Aceh mengatakan, seluruh penumpang boat yang tenggelam pada pukul 11.30 WIB tersebut berhasil diselamatkan awak boat yang juga bersamaan menuju Pulau Aceh tersebut.

"Semua penumpang selamat dan satu orang tadi sempat pingsan karena terminum air laut. Sekarang penumpang membutuhkan kapal penjemputan untuk kembali ke Keuneukai, Sabang,” sebutnya.

Baca juga: Kapal SAR Kresna 232 pantau arus mudik di Aceh Lebih lanjut ia menjelaskan, sebanyak dua boat nelayan rombangan pengantin beriringan berangkat dari Keuneukai, Sabang tujuan Lampuyang, Pulau Aceh dan satu diantaranya tenggelam.

“Sekarang semua penumpang telah dievakuasi dan kami menyarankan untuk tidak kembali dulu sampai cuaca membaik,” ujar dia.

Pihaknya memperkirakan, boat rombangan pengatin itu tenggelam karena cuaca tidak bersahabat di perairan Selat Benggala antara Pulau Aceh dan Pulau Weh.

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Basarnas evakuasi pengungsi Rohingnya di laut

Komentar