10 startup teratas Indonesia: Blanja.com

10 startup teratas Indonesia: Blanja.com

Ilustrasi berbelanja di marketplace Blanja.com. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Jakarta (ANTARA) - Blanja.com saat ini menjadi satu-satunya situs dagang elektronik yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN),

Sebagai marketplace hasil kerja sama (joint venture) antara Telkom dengan eBay, Blanja.com memberikan kemudahan kepada konsumen untuk berbelanja di situs dagang internasional asal Amerika Serikat tersebut.

Saat berbelanja, konsumen tidak perlu memikirkan kerumitan soal biaya ekstra yang harus dibayarkan. Harga total yang tertera setelah membeli produk dari eBay lewat Blanja.com sudah termasuk pajak, bea cukai serta ongkos kirim.

Selain memberi akses untuk berbelanja barang-barang dari luar negeri, Blanja.com juga memberi dukungan kepada pedagang dalam negeri lewat kategori Asli Indonesia, yang menampilkan produk-produk dari penjual lokal.

Baca juga: 10 Startup teratas Indonesia: Blibli.com

Kategori Asli Indonesia saat ini terdiri dari sub-kategori kuliner, fesyen dan kerajinan, yang diisi antara lain oleh usaha kecil menengah binaan pemerintah.

Pengunjung Blanja.com juga bisa membeli aneka produk yang dijual BUMN, seperti beras, minyak goreng, dan gula dari Bulog. Ada juga aneka coklat yang dijual oleh Sarinah, dan kopi serta teh dari Perkebunan Nusantara.

Blanja.com, dengan slogan "Blanja Tanpa Batas", mengalami pergantian kepemimpinan tahun lalu.

Aulia E. Marinto mundur dari jabatannya sebagai CEO dan pindah ke Telkom Group sebagai wakil direktur di bidang konsumen. Posisinya di Blanja.com digantikan oleh Jemy Confido.

Blanja.com saat ini berada di urutan keenam perusahaan rintisan di Indonesia berdasarkan data dari situs Startup Ranking per 22 Juni, dengan jumlah kunjungan (traffic) mencapai 1,7 juta per bulan.

Baca juga: 10 startup teratas Indonesia: Zenius

Baca juga: 10 startup teratas Indonesia: Traveloka
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian koperasi dan UKM gandeng startup wujudkan digitalisasi UMKM

Komentar