counter

Bola Basket

Juan Laurent borong 21 poin, tapi Indonesia kalah lawan Filipina

Juan Laurent borong 21 poin, tapi Indonesia kalah lawan Filipina

Tim nasional bola basket putra Indonesia yang berlaga dalam turnamen invitasi William Jones Cup 2019 di Taiwan, 12-21 Juli. (ANTARA/HO/Perbasi)

Jakarta (ANTARA) - Pebasket forward Juan Laurent Kokodiputra memborong 21 poin dalam gim keenam William Jones Cup 2019 namun raihan itu tak cukup menghindarkan tim nasional Indonesia dari kekalahan kontra Mighty Sports Filipina dengan skor 66-94 di Taiwan, Jumat.

Juan melesakkan lima dari delapan tembakan tripoin yang dilepaskannya sepanjang laga ditambah tiga tembakan dua angka, demikian catatan statistik pertandingan laman resmi turnamen.

Kendati Juan jadi pengumpul angka terbanyak sepanjang laga, ia hanya mendapat dukungan 11 poin dari Indra Muhammad serta masing-masing tujuh poin milik Kaleb Ramot Gemilang dan Indra Muhammad.

Sebaliknya, Euguene Hassen Phelps mengemas 19 poin dan sembilan rebound, diikuti 17 poin dari Renaldo Balkman serta 14 poin milik Joseph Yeo, bagi Mighty Sports Filipina yang ditukangi Rajko Toroman yang bakal mengambil alih kursi pelatih timnas Indonesia selepas turnamen invitasi itu rampung.

Akibatnya, Indonesia harus rela menelan kekalahan kelima beruntun dalam enam pertandingan terakhir setelah menang atas Universitas British Columbia Kanada di gim pertama.

Baca juga: William Jones Cup sisakan tiga gim, Indonesia harus jaga daya juang

Tim besutan Wahyu Widayat Jati tertinggal 30-45 pada separuh awal pertandingan, kendati demikian penampilan Merah Putih cukup menjanjikan. Para pemain Indonesia lebih selektif dalam mengeksekusi percobaan tripoin, dengan melesakkan empat dari delapan tembakan, sedangkan Mighty Sports hanya enam dari 13 percobaan.

Sayangnya, hal yang sama tidak terjadi di sektor tembakan dua angka, di mana Indonesia hanya bisa mencapai akurasi 32 persen atau melesakkan delapan dari 25 percobaan dan Mighty Sports sembilan dari 16 percobaan.

Lemparan bebas, jadi pembeda kedua tim hingga dua kuarter berjalan. Filipina mendapat pasokan sembilan poin dari sana, sedangkan Indonesia cuma dua poin.

Kuarter ketiga dibuka dengan sebuah tembakan tripoin pemain impor asal Senegal Hamady N'Diaye yang melesak utuk memperbesar keunggulan Mighty Sports 48-30, namun Kaleb menjawabnya juga dengan tripoin yang meluncur mulus untuk mengubah skor menjadi 33-48.

Sayangnya, alih-alih terpangkas, jarak ketertinggalan Indonesia dari Filipina melebar bersamaan lantaran akurasi tembakan yang menurun. Filipina berhasil menutup kuarter ketiga dengan keunggulan tegas 71-43.

Pada separuh awal kuarter pamungkas, para pemain Indonesia tampil lebih tenang dan bisa memperkecil jarak ketertinggalan menjadi 55-80 antara lain melalui 10 poin yang dicetak Juan.

Indonesia kemudian meraup 11 poin lagi di sisa waktu yang ada dan menyelesaikan pertandingan dengan kekalahan 66-94 dari Filipina.

Kini Indonesia hanya memiliki dua gim tersisa di William Jones Cup 2019 yakni menghadapi Taiwan II pada Sabtu (20/7) dan Iran sehari berselang.

Baca juga: Indonesia bakal lakoni sisa William Jones Cup 2019 tanpa pemain asing

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar