counter

Ingin wujudkan pesta pernikahan impian? Mulai dengan bikin prioritas

Ingin wujudkan pesta pernikahan impian? Mulai dengan bikin prioritas

(Kiri-kanan) COO Weddingku Reza Paramita, Putri Indonesia DKI 1 2015 Kykuu, perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie dan Manajer Shopee Indonesia Rezki Yanuar saat dalam acara BincangShopee Serba-Serbi Keuangan dan Pernikahan di Jakarta, Sabtu (20/7/2019). (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Jakarta (ANTARA) - Perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie berbagi kiatnya kepada para calon pengantin yang ingin mewujudkan pesta pernikahan impian. Menurut Prita, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan prioritas.

Ia menyarankan calon mempelai untuk merancang pesta yang diinginkan, termasuk urusan pra-pernikahan dan setelah pernikahan. Setelah itu, buat daftar prioritas agar dapat mengelola dana yang ada.

Jika makanan dan minuman adalah hal paling penting saat resepsi pernikahan, calon pengantin harus merelakan dana untuk pos yang lain berkurang.

"Anda dan pasangan harus satu suara," kata Prita saat acara bincang-bincang Shopee seputar pernikahan, di Jakarta, Sabtu.

Ia menyarankan calon pengantin untuk membagi dana dalam tiga kategori, yaitu untuk pra-pernikahan termasuk foto atau acara selamatan, lalu dana hari H, dan setelah pernikahan misalnya bulan madu atau acara makan-makan pembubaran panitia.

Sementara itu, Chief Operational Officer Weddingku Reza Paramita memandang ada baiknya calon pengantin mewujudkan pernikahan impiannya karena itu adalah peristiwa penting sekali seumur hidup.

"Kalau mewujudkan apa yang diinginkan, itu akan terkenang," kata Reza,

Hal itu disampaikannya menanggapi polemik yang biasa terjadi saat akan menyelenggarakan pesta pernikahan, yaitu menyatukan keinginan pasangan pengantin dan kedua keluarga besar, terutama orang tua.

Namun, terlalu memikirkan keinginan banyak orang bisa membuat calon pengantin tertekan hingga biaya pesta pernikahan pun membengkak.

Reza tidak menampik akan ada banyak keinginan dan kebutuhan yang menyertai pernikahan. Sama seperti Prita, ia pun menyarankan pasangan sebaiknya mendiskusikan apa yang menjadi impian mereka dan membuat prioritas.

Misalnya, jika kebutuhan akan baju pengantin dan makanan merupakan hal yang paling penting bagi pasangan, maka kebutuhan pesta pernikahan lainnya akan mengikuti setelah pos-pos prioritas tersebut ditentukan.

Pesta pernikahan, menurut Reza merupakan suatu bentuk gaya hidup, akan lebih bijak jika disesuaikan dengan gaya hidup. Misalnya, untuk urusan dekorasi, jika memang tidak perlu bunga-bunga segar, tidak ada salahnya menggunakan bunga artifisial.

Baca juga: Ringkas dan simpel, tren pernikahan saat ini

Baca juga: Bronze, tren make up pengantin tahun ini

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pesta pernikahan tradisional tetap jadi andalan

Komentar