Guru : Pojok literasi mampu tingkatkan minat baca

Guru : Pojok literasi mampu tingkatkan minat baca

Sejumlah siswa ditemani orang tua membaca buku di SDN 20/1 Jembatan Mas, Batang Hari, Jambi, Jumat. (Indriani)

Sebelum mulai belajar, anak-anak mengambil buku dan kemudian membaca di pojok literasi. Lama-lama minat mereka dalam membaca semakin meningkat
Batang Hari (ANTARA) - Seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20/1 Jembatan Mas Kabupaten Batang Hari, Jambi, Senjawati, mengatakan keberadaan pojok literasi yang ada di ruang kelas berhasil meningkatkan minat baca siswa.

"Sebelum mulai belajar, anak-anak mengambil buku dan kemudian membaca di pojok literasi. Lama-lama minat mereka dalam membaca semakin meningkat," ujar Senjawati saat ditemui di sekolahnya, di Jembatan Mas, Jambi, Jumat (26/7).

Bahkan siswa kelas satu, kata dia, meski belum fasih membaca semangat melihat-lihat buku-buku yang ada di pojok literasi tersebut. Para siswa itu mengerubuti pojok literasi sebelum pelajaran dimulai dan waktu istirahat.

Pojok literasi di sekolah diletakkan di pojok depan ataupun pojok belakang ruangan kelas. Pojok baca tersebut ditata sedemikian rupa, sehingga para siswa nyaman saat membaca buku. Di setiap pojok literasi terdapat rak yang berisi koleksi buku.

Kepala Sekolah SDN) 20/1 Jembatan Mas Kabupaten Batang Hari, Jambi, Arleli, mengatakan untuk koleksi buku berasal dari sumbangan orang tua murid. Setiap murid diwajibkan menyumbang setidaknya satu buku cerita.

Baca juga: Pojok Kreatif UI ajak siswa TK melek media sosial

"Ada yang menyumbang satu buku, dua buku, bahkan ada yang sampai lima buku," kata Arleli.

Arleli berharap ke depan semakin banyak koleksi buku cerita di sekolahnya. Sehingga bisa membuat siswa semakin mencintai buku. Kegiatan membaca buku 15 menit sebelum pelajaran dimulai diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kemudian pada 2018, sekolah itu mendapat pelatihan dari Tanoto Foundation melalui program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR). Program tersebut bertujuan mendukung peningkatan kualitas kepemimpinan kepala sekolah dan manajemen sekolah.

Sejak Agustus 2018, para kepala sekolah, guru, pengawas, dan komite sekolah dari 440 sekolah dan madrasah di Tanah Air, dilatih dan didampingi dalam menerapkan praktik baik pembelajaran, manajemen berbasis sekolah, dan budaya baca.

Baca juga: Padang Panjang sediakan pojok baca di taman dan kantor OPD

 

Pewarta: Indriani
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tingkatkan Minat Baca, Pemkot Tangerang dirikan Pojok Baca

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar