Rabu, 3 September 2014

Badai Tropis Ida Melanda Karibia Barat Laut

Minggu, 8 November 2009 21:12 WIB | 1.742 Views
Mexico City (ANTARA News/Reuters) - Badai tropis Ida kembali menjadi topan kategori 1 Sabtu malam di lepas pantai Yucatan, Meksiko, Karibia barat laut, kata Pusat Topan Nasional Amerika Serikat.

Lembaga topan yang berpusat di Miami itu mengatakan Ida, yang pertama menjadi topan, Kamis di lepas pantai Nikaragua, Karibia sebelum melemah melewati negara itu, mencapai kecepatan angin maksimum 120km per jam, dan berada 120km tenggara bagian timur Cozumel, Meksiko.

Badai-badai tropis menjadi topan apabila kecepatan anginnya mencapai 119km km per jam.

Para ahli cuaca memperkirakan badai itu akan melemah ketika memasuki Teluk Meksiko pekan depan.

Langit cerah , Sabtu di daerah wisata Cancun, Meksiko , dan Ida diperkirakan akan melewati bagian timur kota itu Ahad petang.

Meksiko mengeluarkan waspada topan bagi Semenanjung Yucatan dari daerah wisata Tulum sampai Cabo Catoche, utara Cancun.

Peringatan badai tropis berlaku bagi Pulau Grand Cayman dan provinsi Pinar del Rio, Kuba barat, kata lembaga topan itu.

Pemerintah Meksiko mendesak penduduk untuk tidak melakukan perjalanan ke Semenanjung Yucatan dan memberlakukan larangan bagi kapal-kapal berada di pantai.

Perusahaan minyak negara Meksiko, Pemex, ynag melakukan operasi yang ekstensif di Teluk Meksiko, mengaktipkan programnya menghadapi kemungkinan topan tetapi produksi minyak dan gas tidak terpengaruh, kata seorang juru bicara perusahaan itu.

Perusahaan-perusahaan energi AS mengatakan, Jumat mereka sedang memantau gerak badai itu tetapi belum mulai mengosongkan anjungan produksi.

Teluk Meksiko menghasilkan seperempat produksi minyak domestik AS dan 15 persen gas alam. Pantai teluk itu merupakan tempat 40 persen dan kapasitas penyulingan negara itu.

Ida menyebabkan hujan lebat di sepanjang pantai Karibia Nikaragua awal pekan ini, tetapi tidak ada laporan korban tewas.

Tanaman kopi negara itu tidak terkena dampak langsung badai itu, kata dewan kopi lokal.
(*)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2009

Komentar Pembaca
Baca Juga