Rabu, 17 September 2014

Warga Cinyurup "menyulap" pekarangan jadi kebun sayuran

Minggu, 14 April 2013 22:00 WIB | 4.920 Views
Warga Cinyurup
Foto arsip suatu pameran hasil program Rumah Tanaman Pangan yang ditanam di pekarangan rumah (FOTO ANTARA/Btasri Marzuki)
Pandeglang (ANTARA News) - Ratusan  warga Kampung Cinyurup, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang "menyulap" lahan di pekarangan  masing-masing menjadi kebun sayuran.

Camat Karangtanjung Doni Hermawan ketika ditanya mengenai hal tersebut menjelaskan  kebun di halaman rumah warga Cinyurup rata-rata ditanami sayuran seperti bawang bakung, seledri, cabai dan tomat di depan rumah dengan menggunakan polybag.

"Pembuatan kebun di pekarangan itu merupakan kegiatan mendadak  namun dilaksanakan oleh semua warga," katanya.

Awalnya, kata dia, Kampung Cinyurup dijadikan sebagai tempat pelaksanaan jambore internasional yang diikuti peserta dari beberapa negara.

Saat pertemuan dengan masyarakat, kata dia, tercetus ide untuk menanami pekarangan seluruh rumah dengan aneka jenis tanaman sayuran, tujuannya supay peserta senang dan betah tinggal di tempat tersebut.

"Karena warga mendukung jambore internasional di kampungnya, maka ketika ada ide untuk menamai sayuran di pekarangan, warga pun langsung melaksanakannya," katanya.

Untuk membuat "kebun mini" di halaman rumah, kata dia, warga mengeluarkan biaya sendiri dengan dana yang dikeluarkan berkisar Rp300-Rp400 ribu per kepala keluarga, yang digunakan untuk membeli polybag, pupuk dan sarana lainnya.

"Kami memang memberikan bantuan, tapi hanya sedikit. Sebagian biaya dikeluarkan sendiri oleh masyarakat," katanya.

Wardi, warga Kampung Cinyurup menyatakan awalnya menanam aneke jenis tanaman di halaman karena ingin menyukseskan jambore internasional, namun sekarang ada harapkan bisa menambah penghasilan dari tanamannya itu.

"Setelah melihat tanaman bagus sekarang saya berharap dapat menambah penghasilan," katanya.

Camat Karangtanjung Doni Hermawan mengaku akan terus mengembangkan pembentukan kebun sayuran di pekarangan rumah warga, dan diharapkan ke depan seluruh warga di wilayahnya memiliki "kebun mini" tersebut.

"Pertimbangan saya sederhana saja, dari pada pekarangan ditanami bunga dan tanaman lain yang tidak menghasilkan, lebih baik ditanami yang menghasilkan seperti sayuran dan tanaman bumu-bumbuan seperti cabai dan bawang," katanya.

Kementerian Pertanian (Kementan) akan membentuk rumah pangan lestari (RPL) di Kecamatan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

Lurah Juhut Dimyati ketika dikonfirmasi menjelaskan pembentukan rumah pangan lestari tersebut difokuskan di Kampung Cinyurup, yang saat ini telah ditetapkan sebagai lokasi peternakan domba terpadu.

"Belum lama ini tim dari kementan telah berkunjung ke Cinyurup, dan menyatakan daerah itu cocok untuk pembentukan rumah pangan lestari," katanya.

Pembentukan rumah pangan lestari di Cinyurup, kata dia, tinggal pengembangan saja karena saat inipun masyarakat telah melaksanakan kegitan yang sesuai dengan program pemerintah tersebut.

Sebelumnya Kementan juga telah menetapkan Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, sebagai proyek percontohan rumah pangan lestari melalui pengembangan tanaman sayuran di pekarangan tempat tinggal warga setempat.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga