counter

El Salvador kerahkan ratusan polisi ke perbatasan cegah migran AS

El Salvador kerahkan ratusan polisi ke perbatasan cegah migran AS

Joseline, 13 tahun, seorang migran Guatemala pencari suaka dengan ayahnya Jose Luis, menangis setelah menyebrangi Rio Grande dan menyerahkan diri kepada Patroli Perbatasan Amerika Serikat di Hidalgo, Texas, Amerika Serikat, Jumat (23/8/2019). Foto diambil tanggal 23 Agustus 2019. (REUTERS/LOREN ELLIOTT)

San Salvador (ANTARA) - Pemerintah El Salvador akan mengerahkan sedikitnya 800 polisi ke perbatasan Honduras dan Guatemala guna mencegat arus migran menuju AS, demikian pejabat pada Rabu.

Pernyataan pemerintah menyebutkan pengerahan itu akan dimulai pada Kamis di La Hachadura, perbatasan dengan Guatemala di dekat pantai Pasifik, sekaligus lokasi ratusan migran Salvador sebelumnya melakukan menyeberang.

Polisi akan dibantu oleh 350 petugas migrasi yang akan meninjau ulang dokumen identifikasi dan perjalanan para migran yang berniat melakukan penyeberangan, menurut pejabat pemerintah Salvador.

Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard menuturkan seusai pertemuan di Gedung Putih pekan ini bahwa arus migran AS yang melintasi Meksiko menurun drastis, terutama dari Amerika Tengah. Ia berharap ini akan terus terjadi.

Presiden baru El Salvador, Nayib Bukele dan penjabat Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kevin McAleenan, Agustus lalu sepakat untuk lebih berkoordinasi dalam hal migrasi dan keamanan.

Sumber: Reuters
Baca juga: Kafilah baru pengungsi El Salvador berangkat menuju AS
Baca juga: Taiwan: China "lepas kendali" sementara El Salvador beralih ke Beijing 
Baca juga: MA Amerika Serikat bolehkan Trump menolak pencari suaka Amerika Tengah
Baca juga: Polisi Selamatkan 23 Migran Honduras Yang Diculik

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar