Di desa ini sistem minapadi terbukti tingkatkan panen hingga 11,1 ton

Di desa ini sistem minapadi terbukti tingkatkan panen hingga 11,1 ton

Panen ikan sistem minapadi di Bulak Ngebleng, Desa Tamanan, Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Kalau hanya padi biasa ini sekitar 23 kali, kalau dengan minapadi hanya pada saat awal penanaman
Bantul (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan budi daya ikan dan padi dengan memanfaatkan lahan yang sama atau sistem minapadi dapat meningkatkan produktivitas panen komoditas pangan tersebut.

"Dengan sistem minapadi otomatis produktivitas panen meningkat, karena salah satunya hama dari padi itu berkurang. Hma penyakit tanaman sudah ada predatornya yaitu ikan tersebut," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Bambang Pin Erwanto di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, hasil panen yang maksimal dalam sistem minapadi telah dibuktikan Kelompok Tani Dwi Manunggal di Bulak Ngebleng, Desa Tamanan, di mana satu hektare lahan padi dapat menghasilkan sekitar 11,1 ton. Tetapi kalau hanya padi tidak dengan ikan hasil panen hanya sekitar 9,5 ton.

Selain produksi maksimal, kata dia, dengan sistem minapadi juga lebih efisien atau hemat dalam pemupukan dan perawatan. Dengan demikian pendapatan petani meningkat dan sekaligus menghemat operasional tanam maupun budi daya ikan.

"Pemupukan ini juga efisiensi. Kalau hanya padi biasa ini sekitar 23 kali, kalau dengan minapadi hanya pada saat awal penanaman, jadi cuma satu kali. Kemudian tidak perlu adanya gosrok atau matun, karena hama gulma, hama tanaman ini sudah dimakan oleh ikan," katanya.

Bambang Pin mengatakan keunggulan lainnya adalah tidak perlu penyemprotan pestisida, karena umumnya petani daerah ini menyemprot pestisida pakai kimiawi untuk mencegah serangan hama, padahal untuk hasil yang didapatkan kurang sehat.

"Pestisida kimia ini tidak perlu karena sudah dieleminasi oleh ikan, sehingga menuju pada pertanian yang ramah lingkungan. Saya tidak mengatakan  organik, namun menuju ke organik. Selanjutnya memperoleh pendapatan tambahan, karena selain padi ada ikan yang dipanen," katanya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan budi daya ikan dan padi dengan sistem minapadi. Bahkan pada tahun ini ada bantuan pendampingan dan sarana dari pemda bersinergi dengan Pemda DIY dan pemerintah pusat.

Baca juga: KKP dorong daerah minapadi jadi kawasan wisata

Baca juga: Bupati Bantul panen padi dan ikan sistem minapadi

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Permintaan benih ikan lele tinggi di musim tebar

Komentar