Pasar saham Australia berakhir naik tajam ikuti tren bursa global

Pasar saham Australia berakhir naik tajam ikuti tren bursa global

FILE FOTO: Seorang investor berdiri di depan papan yang memperlihatkan harga saham di Australian Securities Exchange (ASX) di Sydney, Australia, (27/06/2016). ANTARA/REUTERS/David Gray/am.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,38 persen, Westpac Bank naik 0,52 persen, National Australia Bank naik 0,57 persen dan ANZ naik 0,66 persen.
Sydney (ANTARA) - Pasar saham Australia berakhir naik tajam pada perdagangan Senin, mengikuti lonjakan di bursa global yang ditopang oleh prospek Brexit dengan kesepakatan dan hasil positif pembicaraan perdagangan Amerika Serikat dan China.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 35,80 poin atau 0,54 persen menjadi 6.642,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 36,00 poin atau 0,54 persen pada 6.757,90 poin.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,38 persen, Westpac Bank naik 0,52 persen, National Australia Bank naik 0,57 persen dan ANZ naik 0,66 persen.

Baca juga: PM Inggris Senin bahas 'Brexit' dengan pemimpin Uni Eropa

Saham-saham pertambangan terangkat dengan BHP naik 1,98 persen, Rio Tinto naik 2,16 persen dan Fortescue Metals naik 1,59 persen, namun penambang emas Newcrest anjlok 4,79 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak dengan Woodside Petroleum naik 2,50 persen, Santos melambung 5,65 persen setelah mengamankan kesepakatan gas LNG bernilai miliaran dolar, dan Oil Search bertambah 2,45 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia melihat hasil yang beragam dengan Coles Group naik 1,17 persen dan Woolworths turun 0,43 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra merosot 1,68 persen, operator penerbangan nasional Qantas meningkat 2,36 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,33 persen.
Baca juga: Pasar saham Australia dibuka melonjak menyusul kenaikan bursa global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar