PDIP Jakarta kenalkan politik pemuda lewat "Banteng Milenial Festival"

PDIP Jakarta kenalkan politik pemuda lewat "Banteng Milenial Festival"

Poster acara Banteng Milenial Festival (DPD PDIP Jakarta)

Jakarta (ANTARA) - DPD PDI Perjuangan Jakarta memperkenalkan politik pada generasi milenial dengan gaya anak muda, lewat acara bertajuk "Banteng Milenial Festival".

Ketua panitia Banteng Milenial Festival William Yani, Kamis, mengatakan acara yang akan dilangsungkan di halaman kantor DPD PDIP Jakarta di Tebet, Jakarta Selatan tersebut selama tiga hari tanggal 26-28 Oktober 2019 pukul 15.30-23.00 WIB, juga dalam memperingati hari Sumpah Pemuda.

"Banteng Milenial Festival acaranya anak muda zaman now untuk memperkenalkan politik dan juga menguatkan pandangan PDIP juga dekat dengan generasi milenial, untuk itu taglinenya adalah acaranya anak muda zaman now," kata William Yani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Politikus PDIP Juliari Batubara merapat ke istana

Baca juga: Puan: Presiden punya pertimbangan Prabowo jadi calon menteri

Baca juga: DPC PDIP persilakan Gibran jika daftar DPD/DPP


Lebih lanjut, Wakil ketua bidang Pemuda dan Olahraga PDI Perjuangan DKI Jakarta itu juga menerangkan bahwa dalam rangkaian acara tersebut, pihaknya sekaligus akan meluncurkan berbagai inisiatif yakni komunitas banteng milenial sebagai wadah bersuara anak muda dengan tagline "Gue, Lo dan Kita bersama".

Lalu ada petisi anti sampah plastik untuk dimulainya pengurangan sampah plastik di DKI Jakarta, hingga dibukanya pendaftaran wadah kegiatan dalam komunitas MAHAMERA bagi anak muda yang suka alam dan petualangan.

Acara itu, tambah William, akan bersifat santai dengan desain lokasi seperti kedai kopi atas kerjasama bersama DANKOPI dengan diisi berbagai kegiatan yaitu, diskusi terbuka, lomba stand up comedy, Chofee Shop serba@5k, OTT (Operasi Tangkap Tangan) sampah plastik, live acoustic music, flashmob, mimbar bebas dan pameran foto.

Adapun narasumber diskusi, akan diisi oleh Kirana Larasati (artis), Chica Koeswoyo (penyanyi), Bane Raja Manalu (Founder Magna Indonesia) dan Nadhif (Owner Kenal Kopi), dengan moderator Brando Susanto sebagai pengusaha (entrepreneur).

"Ada juga beberapa perempuan pertama Indonesia yang menyelesaikan rangkaian tujuh puncak dunia. Seperti Mathilda Dwi Lestari dan Fransiska Dimitri. Ada juga bintang tamu stand up comedy, Mo Sidik," ucap William menambahkan.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden dan pemuda Pancasila bahas konflik politik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar