DPR: Idham Aziz punya kompetensi jadi Kapolri

DPR: Idham Aziz punya kompetensi jadi Kapolri

Wakil Ketua DPR periode 2019-2024, Sufmi Dasco Ahmad dalam suatu kesempatan di Jakarta, beberapa waktu lalu. (ANTARA/ Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai Komjen Pol Idham Aziz memiliki kompetensi untuk menjadi seorang Kapolri menggantikan Jenderal Tito Karnavian, karena sedikit bicara namun banyak kerja nyata yang dihasilkannya.

"Idham Aziz sangat kompeten memenuhi syarat kualifikasi menjadi seorang Kapolri," kata Dasco di Jakarta, Jumat.

Baca juga: LPI: Presiden tunjuk Idham jadi calon Kapolri dinilai tepat

Dasco menilai Idham sangat kompeten dan memenuhi syarat untuk menjadi Kapolri dari sisi kepangkatan maupun angkatan keanggotaan Polri.

Dia pun mendukung presiden yang telah mengusulkan Idham sebagai calon tunggal Kapolri.

"Saya mendukung penuh beliau (Idham Aziz) untuk dijadikan Kapolri oleh Presiden Jokowi," ujarnya.

Baca juga: DPR pastikan uji kelayakan meskipun calon tunggal Kapolri

Dasco menilai sosok Idham Aziz adalah pribadi yang pendiam, sedikit bicara namun banyak bekerja dan menghasilkan kerja-kerja yang nyata.

Selain itu dia mengatakan terkait waktu pelaksanaan uji kelayakan, masih menunggu keanggotaan Komisi III DPR selesai terbentuk.

Menurut dia, Komisi III DPR sudah terbentuk namun tinggal menunggu keanggotaannya dari masing-masing fraksi dan penentuan Pimpinan Komisi III.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengirim surat permintaan persetujuan DPR terhadap rencana pengangkatan Komjen Idham Aziz sebagai Kapolri, pada 22 Oktober 2019.

Baca juga: Calon Kapolri Komjen Idham bersamaTito lumpuhkan dalang Bom Bali

Dalam surat itu disebut, Komjen Idham Aziz dinilai mampu dan cakap serta memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Kapolri.

Idham saat ini menjabat Kabareskrim Mabes Polri, diusulkan menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang sudah menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Baca juga: Calon tunggal Kapolri Komjen Idham Azis miliki harta Rp5,5 miliar

Baca juga: DPR: penunjukan calon Kapolri adalah hak Presiden

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IPDN berencana diswastakan ? ini dampaknya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar