Teuku Wisnu jadikan aktivitas bersepeda sebagai gaya hidup

Teuku Wisnu jadikan aktivitas bersepeda sebagai gaya hidup

Aktor Teuku Wisnu melipat sepeda miliknya usai bersepeda bersama anggota komunitas Musawarah di FX Sudirman, Jakarta, Minggu (17/11/2019). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

bukan hanya setiap ada CFD (car free day) tapi bagaimana bersepeda ini jadi gaya hidup
Jakarta (ANTARA) - Aktor Teuku Wisnu mengatakan akan menggiatkan bersepeda dan menjadikannya sebagai gaya hidup, menyusul tersedianya jalur sepeda oleh Pemerintah DKI Jakarta pada sejumlah ruas jalan akhir-akhir ini.

"Salah satu bentuk apresiasi adanya jalur sepeda ini kita ikut bersepeda juga, bukan hanya setiap ada CFD (car free day) tapi bagaimana bersepeda ini jadi gaya hidup," kata Teuku Wisnu saat ditemui di kawasan FX Sudirman Jakarta, Minggu, usai bersepeda dengan anggota komunitas Musawarah.

Menurut suami dari Shireen Sungkar ini jalur sepeda yang tersedia saat ini cukup baik digunakan, namun butuh proses untuk menjadikan jalur sepeda di Jakarta benar-benar aman dan nyaman bagi pesepeda sehari-hari.

Ia melihat upaya pemerintah DKI Jakarta menyediakan jalur sepeda sejauh 63 kilo meter sebagai bentuk ikhtiar untuk menggiatkan sepeda bagi warga Jakarta.

Baca juga: Jumlah pengguna sepeda di Jaksel meningkat lima kali lipat

"Setidaknya ada ikhtar pemerintah daerah setempat untuk menggiatkan dan mengkampanyekan lagi cinta bersepeda, ini harus diapresiasi," kata aktor berdarah Aceh ini.

Wisnu mengatakan kini sepeda sudah banyak ragamnya, ada sepeda lipat dan sepeda listrik dan lainnya yang bisa digunakan oleh warga Jakarta selain berolahraga, juga untuk aktivitas sehari-hari seperti berangkat kerja.

Wisnu mulai rutin bersepeda sepekan tiga kali, tidak hanya pada saat CFD tapi juga untuk aktivitas ke kantor juga coba ia giatkan.

"Bagaimana sepeda jadi lifestyle kita ketika berkantor dengan bersepeda, tidak hanya Sabtu dan Minggu saja," kata pengusaha Strudel Malang ini.

Baca juga: Keberadaan PKL rusak jalur sepeda di Kembangan

Wisnu mengaku sebelum menikah sering bersepeda untuk olahraga, tapi karena kesibukan olahraga tersebut sempat ditinggalkan.

Selain itu karena alasan polusi di Jakarta yang semakin tinggi.

"Dengan bersepeda ini kita kampanyekan juga bersepeda baik untuk kesehatan dan baik untuk lingkungan," kata Wisnu.

Wisnu berharap jalur sepeda yang sudah ada semakin bertambah di kawasan-kawasan yang belum tersedia, dilengkapi dengan fasilitas dan rambu-rambunya, sehingga dapat mendorong warga untuk bersepeda.

Baca juga: ITDP sebut kenaikan anggaran jalur sepeda bentuk perubahan prioritas

Wisnu bersama artis yang tergabung dalam komunitas Musawarah atau Muda Sakinah Mawaddah dan Warahmah bersepeda bersama-sama di lokasi CFD mulai dari depan kantor Kemendikbud Sudirman sampai Sarinah.

Sejumlah artis yang ikut dalam sepeda tersebut Dude Helino, Adrian Maulana, Dimas Seto dan istrinya Dini A Minarti, Ory Vitrio Abdullah dan para pemeran film Reuni 212 movie.

DKI Jakarta menargetkan akan memiliki sekitar 500 kilometer (km)  jalur sepeda (dua arah) pada 2022. Pada tahun ini ditargetkan ada sekitar 63 kilometer.

Dari 63 kilometer, selain fase kedua sepanjang 23 kilometer antara Fatmawati-Bundaran HI (dua arah).

Baca juga: Sudinhub Jakarta Barat akan kerahkan personel jaga jalur sepeda Fase 3

Jalur sepeda fase satu dimulai 20 September 2019 mulai dari Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Tugu Proklamasi, Jalan Diponegoro, Imam Bonjol, masuk ke Merdeka Selatan hingga MH Thamrin sepanjang 25 kilometer (dua arah).

Adapun untuk fase tiga, akan dibangun mulai dari Jalan Tomang Raya, Simpang Tomang kemudian belok kanan di Cideng, Cideng dan Jalan Kebon Sirih.

Kemudian masuk ke Jalan MH Thamrin yang juga akan melintasi Matraman hingga Jatinegara-Kampung Melayu. Jalur ini sepanjang 15 kilometer (dua arah) akan diluncurkan November mendatang.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Grabwheels akan ditempatkan pada jalur sepeda

Komentar