Tingkatkan SDM, UI-BPJAMSOSTEK jalin pelatihan vokasi dan sertifikasi

Tingkatkan SDM, UI-BPJAMSOSTEK jalin pelatihan vokasi dan sertifikasi

Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met (tengah) dan Direktur Pelayanan BP JAMSOSTEK Krishna Syarif (kanan) menandatangani nota kesepahaman bersama dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi dan sertifikasi pekerja di kampus UI Depok, Selasa (19/11/2019). ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS/am.

Sinergi antara UI dan BPJAMSOSTEK meliputi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Universitas Indonesia dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) sepakat menyelenggarakan pelatihan vokasi dan sertifikasi bagi pekerja untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkompetensi unggul.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama yang dilakukan oleh Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met dan Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Krishna Syarif di kampus UI Depok, Jawa Barat,Selasa.

Sinergi antara UI dan BPJAMSOSTEK tersebut meliputi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat.

Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan pengembangan kualitas SDM Indonesia dan peningkatan pengetahuan (knowledge) tenaga kerja di tingkat nasional dan regional serta bersama-sama melakukan edukasi dan sosialisasi terkait Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Pada kesempatan yang sama juga dilangsungkan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Program Pendidikan Vokasi UI dengan BPJAMSOSTEK terkait pengajaran dalam bentuk program pelatihan vokasi dan sertifikasi para tenaga kerja.

Direktur Pelayanan BPJAMSOTEK Krishna Syarif mengatakan kerja sama itu  merupakan bagian dari Pelatihan Vokasi Indonesia Bekerja yang resmi diluncurkan pada pertengahan Juli lalu dengan tujuan untuk membuka kesempatan bagi para pekerja yang mengalami PHK atau putus kontrak untuk dapat kembali bekerja.

Pelatihan Vokasi Indonesia Bekerja telah hadir di 27 kota di 20 provinsi. yang dalam penyelenggaraannya BPJAMSOSTEK bekerja sama dengan mitra pelatihan dari balai latihan kerja milik pemerintah maupun swasta.
Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met (kanan) dan Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Krishna Syarif (kiri) menjawab pers usai menandatangani nota kesepahaman bersama dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi dan sertifikasi pekerja di kampus UI Depok, Jabar, Selasa (19/11/2019). (FOTO ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS)


Universitas Indonesia juga merupakan salah satu mitra pelatihan program Vokasi Indonesia Bekerja yang menjadi representasi dari lembaga pendidikan tinggi.

Ke depan, katanya, peranan Universitas Indonesia diharapkan mampu meningkatkan inisiatif strategis bagi dunia ketenagakerjaan di Indonesia.

Saat ini pelatihan vokasi telah memiliki banyak modul yang dapat dipilih oleh peserta, di antaranya kelas Digital Kreatif (UI/UX dan pembuatan aplikasi), barista, pastry & bakery, tata kecantikan rambut dan muka, perhotelan, koki, operator alat berat, otomotif perbengkelan, teknisi HP, teknisi AC, administrasi perkantoran, dan kedepannya modul tersebut akan terus bertambah.

Rektor UI  Muhammad Anis menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka menjalin kerja sama dengan mitra industri sebagai upaya menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional dan siap kerja.

Terlebih pada kolaborasi kali ini, UI sangat mendukung upaya BPJAMSOSTEK dalam rangka meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja di Indonesia.

"UI memiliki lembaga sertifikasi yang bersifat independen dan profesional yang menerbitkan sertifikat kompetensi yang dapat dijadikan rujukan profesionalisme bagi industri di dalam dan di luar negeri," ujar Rektor.

Dia berharap melalui pemanfaatan lembaga sertifikasi yang ada di UI dapat turut mendukung program BPJSTK dalam peningkatkan kompetensi para tenaga kerja, menghasilkan tenaga kerja bersertifikasi dan mengurangi angka pengangguran.

Pelatihan dan sertifikasi dilaksanakan melalui Lembaga Vokasi UI dan Lembaga Sertifikasi Profesi UI yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sejumlah bidang pekerjaan yang dapat diuji dan sertifikasi pada program ini antara lain bidang Administrasi dan Keuangan yang meliputi Human Resource Officer (Staf Adm SDM); Pajak Penghasilan Orang Pribadi; Pemotongan dan Pemungutan Pajak Penghasilan; Akuntansi Dasar dan Adminsitrasi Perkantoran serta Pelatihan dan Sertifikasi di bidang Manajemen Rekord dan Arsip (Kearsipan Dasar).

Selain bidang tersebut, Lembaga Vokasi UI juga memiliki pelatihan, sertifikasi dan uji kompetensi di bidang Manajemen Perkantoran, Manajemen Rumah Sakit, Public Relations, Aviation, dan Excel and Visio for Professional.

Diharapkan sinergi antara UI dan BPJSTK mampu mendukung pengembangan kualitas SDM Indonesia dan meningkatkan pengetahuan tenaga kerja di tingkat nasional dan regional, demikian Muhammad Anis.

Baca juga: 99 persen wisudawan Pendidikan Vokasi UI lulus tepat waktu

Baca juga: Vokasi UI--Universitas Terbuka luncurkan program pelatihan jarak jauh

Baca juga: Vokasi UI gandeng BPJS Ketenagakerjaan dan Pertamedika

Pewarta: Erafzon Saptiyulda AS
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Palangkaraya miliki Pojok Layanan BPJamsostek

Komentar