Staf khusus milenial, Hasto: proses kaderisasi kepemimpinan nasional

Staf khusus milenial, Hasto: proses kaderisasi kepemimpinan nasional

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat ditemui awak media. ANTARA/Zuhdiar Laeis/am.

Jakarta (ANTARA) - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Presiden Joko Widodo memilih staf khusus dari kalangan milenial menjadi bentuk proses kederisasi kepemimpinan nasional.

"PDIP perjuangan bisa memahami pengangkatan staf khusus yang sebagian besar berasal dari kalangan muda tersebut dengan demikian ini bagian dari proses kaderisasi," kata Hasto Kristiyanto di Depok, Jumat.

Baca juga: Dini Purwono, politikus PSI jadi Stafsus Presiden Jokowi

Baca juga: Arif Budimanta, politisi PDIP jadi stafsus Presiden

Baca juga: Politisi PDIP nilai angkat stafsus milenial bukti presiden visioner

 

Staf khusus yang berasal dari kalangan milenial ini kata dia menghapuskan jarak antara generasi muda terhadap mimpi-mimpi mereka.

Hal itu juga menunjukkan tidak ada yang mustahil, dan generasi muda pun dapat menjangkaunya jika benar-benar bekerja keras merealisasikan mimpinya.

"Itulah yang dilakukan oleh bapak Jokowi," kata dia.

Kemudian, menurut Hasto, Partai PDIP juga sudah melakukan hal yang sama, melakukan pengkaderan bagi sosok-sosok muda yang diproyeksikan jadi pemimpin masa depan.

"Banyak pemimpin-pemimpin muda yang dipersiapkan PDIP Perjuangan namun mereka harus berproses," ucap Hasto.

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, para staf khusus milenial tersebut akan menjadi motivasi dan contoh bagi generasinya bahwa mereka bisa memiliki peran meski berusia belia.

"Menjadi inspirasi kepada anak-anak muda yang lain, bahwa kamu mampu dan kamu bisa berbuat untuk negeri ini," ujarnya.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah fokus gunakan anggaran PEN 2022 pada 3 klaster

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar