Kantong urine "Sankimo" antarkan Akhsan raih UMKM Juara 2019

Kantong urine "Sankimo" antarkan Akhsan raih UMKM Juara 2019

Ahmad Ikhsanul Hakim atau Akhsan Hakim dan istri menciptakan produk "Sankimo Urinoir Bag". Produk ini berhasil mengantarkan dirinya menjadi juara pada Program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Juara Tahun 2019 yang digagas oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat.  (AntaraAjat Sudrajat)

Bandung (ANTARA) - Karya inovasi produk kantong urine yang diciptakan oleh Ahmad Ikhsanul Hakim atau Akhsan Hakim berhasil mengantarkan dirinya menjadi juara pada Program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Juara tahun 2019 yang digagas oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat.

Produk UMKM yang diciptakan oleh Akhsan bernama "Sankimo Urinoir Bag" atau kantong urine yang di desain untuk segala kalangan baik anak-anak, remaja, dewasa, dan manula, pria atau wanita saat berpergian atau dalam perjalaman umrah dan ibadah haji.

Sankimo Urinoir Bag ini merupakan produk UMKN yang mudah digunakan dan ramah lingkungan karena kandungan gel yang terdapat di dalam kantong ini akan berubah menjadi pupuk organik ketika tercampur dengan air kencing.

Akhsan, Minggu, di Bandung, mengatakan, upayanya menciptakan produk UMKM tersebut diwarnai dengan penuh perjuangan dan jatuh bangun.

Baca juga: Kementerian Koperasi akan buat aplikasi pendampingan UMKM online

Dirinya mulai berwirausaha pada tahun 2012 dan mengalami kegagalan berulang kali hingga akhirnya ia dan istrinya mendirikan Sankimo.

Akhsan mengatakan nama Sankimo sendiri tercipta begitu saja dalam benaknya.

"Sankimo itu enggak ada arti khusus, itu tercipta begitu saja sih pas waktu mau ngasih nama produk ini dan setahu saya belum ada produk yang bernama ini," kata Akhsan.

Dia bercerita awal mula tercetus ide membuat produk kantong urine portable tersebut karena keresahaannya saat membaca koran dan cerita dari sejumlah orang yang kesulitan buang air kecil saat melaksanakan umrah atau ibadah haji.

Waktu itu kan di kita belum ada produk untuk menjawab kegelisahaan tersebut dan akhirnya tercetuslah ide untuk membuat produk ini," kata dia.

Baca juga: UMKM Mitra Binaan BUMN hadir di Jatiluhur Jazz Festival 2019

Dia mengatakan, produk kantong urine pertama yang dibuatnya berasal dari kertas bukan plastik seperti saat ini.

"Sankimo yang pertama itu dari kertas dan itu saat dijual enggak laku. Dalam setahun hanya terjual satu," katanya.

Seiring berjalannya waktu, ia dan sang istri terus menyempurnakan produk tersebut hingga akhirnya terciptalah Sankimo Urinoir Bag.

Untuk saat ini pemasaran Sankimo akan dilakukan oleh Kimia Farma. dan harga Sankimo di toko online beragam mulai dari Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 25.000 hingga Rp120 ribu (kemasan paket)

"Namun untuk yang akan dipasarkan oleh Kimia Farma, itu saya belum tahu harga pastinya berapa," kata dia.

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar