Tiga KA tertahan akibat truk halangi jalur kereta di utara Jatim

Tiga KA tertahan akibat truk halangi jalur kereta di utara Jatim

Truk yang menghalangi jalur utara kereta api, tepatnya jalur Surabaya Pasarturi-Bojonegoro. ANTARA/HO-PT KAI Daop 8 Surabaya

PT KAI Daop 8 Surabaya mohon maaf sebesar-besarnya atas terganggunya pelayanan pada hari ini
Surabaya (ANTARA) - Sedikitnya tiga kereta api (KA) tertahan di sejumlah stasiun akibat adanya truk yang menghalangi jalur kereta api di jalur utara Jatim, atau arah Surabaya Pasarturi - Bojonegoro setelah truk itu mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah setempat, Rabu.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto kepada wartawan di Surabaya mengatakan tiga KA yang tertahan masing-masing KA Maharani relasi Surabaya Pasarturi - Semarang Poncol, dan sempat tertahan di Stasiun Pucuk.

Kemudian KA Sancaka Utara relasi Stasiun Surabaya Pasarturi - Solo - Kutoarjo yang sempat tertahan di Stasiun Lamongan, serta KA Harina relasi Bandung-Pasar Turi yang sempat tertahan di Stasiun Babat.

Baca juga: Rel Porong terendam banjir, enam kereta api tertahan
Baca juga: Kereta tujuan Bandung masih tertahan akibat kecelakaan di Karawang


"Atas kejadian ini, kami dari PT KAI Daop 8 Surabaya mohon maaf sebesar-besarnya atas terganggunya pelayanan pada hari ini, yang disebabkan faktor eksternal berupa terhalangnya jalur rel oleh truk yang melintang karena kejadian kecelakaan lalu lintas," kata Suprapto.

Ia menjelaskan, laporan kecelakaan lalu lintas diterima PT KAI Daop 8 Surabaya pada pukul 05.38 WIB dari petugas di Stasiun Gembong.

Truk yang terperosok dan menghalangi jalur kereta api berada di km 167+6/7, petak jalan antara Stasiun Pucuk - Gembong/lintas jalur utara antara Surabaya Pasarturi-Bojonegoro.

Sementara untuk saat ini, jalur sudah bisa dilalui kembali oleh kereta api, setelah selesainya proses evakuasi truk yang dilakukan petugas gabungan di wilayah setempat.

Baca juga: Perjalanan kereta tertahan akibat tronton mogok
Baca juga: Sejumlah kereta tertahan akibat banjir di Pasuruan
Baca juga: Perjalanan KA Pandanwangi Tertahan Akibat Longsor

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar